/
Selasa, 06 Juni 2023 | 10:12 WIB
Virgoun dan sang kakak Febby Carol (Instagram/febbycarol_)

Konflik antara Virgoun dengan Inara Rusli terpantau makin kisruh. Pasalnya, kakak vokalis band Last Child itu mendadak ikut mengomentari masalah yang sedang dihadapi adiknya.

Melalui akun Instagram-nya, Febby Carol beberapa kali mengunggah foto dengan caption yang diduga menyindir Inara Rusli.

"Hei kamu jangan sok suci ya. Netizen semua belum tahu aja aslimu. Kalau tahu aslimu bisa kabur semua mereka," tulis @febbycarol_ dikutip pada Selasa (6/6/2023).

"Tahu diri itu penting. Harus tahu asal muasal dirimu berasal. Jangan sok petantang-petenteng lu banyak gaya. Lu tanpa gue butiran debu," nyinyiran lain Febby Carol diduga untuk mantan adik ipar.

Bukan itu saja, kakak Virgoun ini juga mengungkit soal banyaknya uang yang sudah ia gelontorkan diduga untuk Inara Rusli.

"Yuk ambil kalkulator. Yuk berhitung berapa duit yang udah sama-sama kita keluarin. Kalau kurang bayar yah kalau mau ditotal udah seharga 1 rumah duit gue keluarin," kata Febby Carol.

"Utang budi loh sama gue! Nggak ingat ginjal lo  2 2 nya rusak siapa bayar rumah sakitnya. Kalau bukan gue dah lewah loh bro. Nasib loh di tangan gue jangan sok-sokan jadi manusia," imbuhnya.

Beberapa pernyataan kakak Virgoun ini pun sontak saja menjadi perdebatan publik. Dikutip dari unggahan akun gosip @lambe__danu, banyak warganet yang menilai jika keluarga mantan suami Inara Rusli tersebut sangat toxic.

"Amit-amit sekeluarga mulutnya begitu banget," komentar warganet.

Baca Juga: Jaga Soliditas Jelang Pemilu 2024, Mas Dhito Kuatkan Sinergitas Bareng Kader PDI Perjuangan Jatim

"Ipar sama mertua sama-sama gobl**. Jahat najis ah," timpal warganet lain.

"Toxic sih sekeluarga. Adik atau anak selingkuh tetap dibelain. Nggak tahu malu," tambah warganet lain.

"Definisi hidup dalam tekanan keluarga toxic. Lakinya begajulan, sebagai kakak dan ibu bukannya lurusin anaknya sendiri, malah sibuk belain," imbuh warganet lain.

"Toxic tapi bloo*," komentar warganet lainnya lagi.

Load More