Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Indonesia yang sempat anjlok akibat pandemi Covid-19, telah kembali ke normal seperti sebelum pandemi.
Demikian pun dengan Indeks Kinerja Presiden, yang trennya terus naik hingga mencapai puncaknya di 2023. Indeks Kinerja Presiden mencapai angka tertinggi di Mei 2023 (67,2).
Pada 6 bulan pertama 2023, SMRC menemukan korelasi antara elektabilitas Anies dengan Kondisi Ekonomi Nasional berubah menjadi negatif dari positif sebelum 2023.
Sama halnya dengan korelasi antara elektabilitas Anies dengan Kepuasan Publik Atas Kinerja Jokowi, yang nilainya masih positif sebelum 2023 dan merosot jauh menjadi negatif di 2023.
SMRC menyimpulkan Anies dalam kampanye bersama para partai pendukungnya telah mengambil posisi yang salah terhadap Jokowi.
"Jadi positioning Anies terhadap Jokowi salah. Rakyat mencintai kinerja Jokowi," tegas Saiful.
Saiful menduga turunnya elektabilitas Anies di 2023 seiring dengan tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi dipicu oleh semakin terbukanya kampanye mantan Gubernur Jakarta itu, yang disertai oleh kritik terhadap pemerintah.
Koalisi Perubahan yang diusung Anies mengkritik kebijakan-kebijakan Jokowi dan mengatakan akan mengubah pola pembangunan yang selama ini sudah diusung oleh politikus PDIP itu.
"Itu menciptakan persepsi di mata publik bahwa Anies tidak sejalan dengan pemerintah, sementara pemilih pada umumnya sejalan dengan pemerintah. Jadi positioning politik ekonomi (Anies) tidak pas untuk merebut suara pemilih," tutup Saiful.
Baca Juga: Elektabilitas Anies Merosot, SMRC: Ideologi Anies Islam, Pemilih Pancasila
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?