Bisa jadi wacana, bertindak merugikan orang lain dan diri sendiri ada ganjarannya.
Mendadak tenar dan viral, namun bukan karena hal positif ditunjukkan seorang lelaki usia 18 tahun bermarga Di. Meski yang ia inginkan kurang lebih sama dengan para penggemar bola lainnya sedunia: jumpa Lionel Messi, La Pulga, alias Leo Messi.
Saat babak kedua masih berlangsung, Di melompat dari tribun dan lari masuk lapangan Worker's Stadium, Beijing, China (15/6/2023) demi bisa memeluk Lionel Messi dalam laga FIFA Matchday 2023 antara Timnas Argentina kontra Timnas Australia.
Ia berhasil bahkan berpose selama beberapa detik dengan tiga petugas mengejarnya. Alih-alih berhasil, seorang petugas bahkan sampai terjerembab.
Kemudian Di berlari menuju kiper Argentina Emiliano Martinez dan terus memutar sampai akhirnya beberapa petugas keamanan, termasuk aparat kepolisian berhasil menjatuhkannya di kotak penalti depan gawang Australia.
Dikutip dari kantor berita Antara, laga yang disaksikan 50.000 penonton itu sempat terhenti beberapa menit akibat insiden viral Di.
"Pertandingan ada aturannya. Penggemar sepak bola yang menonton pertandingan harus menaati aturan. Tindakan menerobos garis pembatas harus dikenai hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku," pihak Kepolisian Distrik Chaoyang, Beijing mengeluarkan pernyataan ini pada Jumat (16/6/2023) terkait kasus Di.
Kini Di mendapatkan ganjaran masuk sel kepolisian setempat dan dikenai larangan memasuki stadion untuk menonton pertandingan sepak bola kurun 12 bulan. Atau tidak boleh nonton bola langsung selama setahun.
Dalam video wawancara yang dirilis akun Twitter Messi Fan Club, Di menyampaikan pernyataan.
"Saya telah memeluk Messi, sayangnya tidak bisa mendapatkan tanda tangannya," alih-alih menyesali perbuatannya, tersimak Di masih punya keinginan lebih jauh.
"Tapi saya tidak akan memburunya ke lapangan dan tidak akan mengulangi kesalahan hari ini," katanya, mungkin saja mengakui telah berbuat salah, namun kurang gamblang menyatakan penyesalan.
"This smile on the fan's face even after getting caught shows what it means to fulfil your dream of meeting Leo Messi," begitu sambutan di akun Twitter Messi Fan Club, @WeAreMessi.
Artinya, meski tertangkap masih saja senyum, yang menunjukkan keinginan jumpa Leo Messi sudah terpenuhi. Jadi benarlah, tanpa punya nada penyesalan.
Meski mendapatkan kejutan dikejar-kejar fans sampai lapangan hijau, Lionel Messi menyampaikan terima kasih atas dukungan para penggemarnya di China.
"Lautan manusia mengenakan kostum biru-putih Argentina di ibu kota China pada Kamis malam, dan hampir semua bertuliskan Messi di belakangnya," demikian tulisnya.
Begitu banyaknya penggemar para pesepakbola Argentina juga membuat hotel tempat tim Juara Piala Dunia 2022 menginap di Beijing dikepung. Beberapa agenda Lionel Messi juga dibatalkan gara-gara pencintanya tumpah ruah.
Sebelum menang 2-0 lawan Timnas Australia, saat kedatangan di Beijing pada Sabtu (10/6/2023), Messi dan beberapa rekan Timnas Argentina tertahan di pos pemeriksaan keimigrasian bandara.
Petugas keimigrasian perlu sekira dua jam untuk memeriksa paspor Lionel Messi yang kabarnya tidak dilengkapi visa dari otoritas China.
Berita Terkait
-
Tanpa Messi, Di Maria, dan Otamendi, Berikut Pemain Argentina yang Hadapi Timnas Indonesia
-
CEK FAKTA: Apakah Benar Indonesia Sampai Berikan Kecaman Keras Soal Lionel Messi Tidak Datang?
-
Adu Hebat Shin Tae-yong vs Lionel Scaloni Jelang Laga Indonesia Lawan Argentina
-
Berkaca Kepada Rafael Struick: Fokus Persiapkan Diri Sendiri, Tanpa Peduli Siapa Lawannya di FIFA Matchday 2023
-
FIFA Matchday 2023 Indonesia vs Argentina, Simak Prediksi Formasi Pemain dan Pastikan Ada atau Tidaknya Lionel Messi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah