/
Minggu, 18 Juni 2023 | 14:47 WIB
Cek Fakta: Anak Buah Sri Mulyani Ditangkap Usai 100 Ton Emas Berhasil Ditemukan ((YouTube/Kabar News))

Sri Mulyani akhir-akhir ini kerap menjadi sorotan, usai salah satu anak buahnya Rafael Alun yang ditangkap karena diduga kasus pencucian uang.

Sejak itu, tidak sedikit pegawai Kementerian Keuangan yang jumlah kekayaannya menjadi sorotan. 

Belakangan, dikabarkan anak buah Sri Mulyani ditangkap, usai 100 ton emas berhasil ditemukan.

Kabar itu disampaikan kanal YouTube Kabar News dengan judul "GEGER SORE INI || APARAT TANGKAP ANAK BUAH SRI MULYANI, 100 TON EMAS BERHASIL DITEMUKAN".

Thumbnail menuliskan keterangan gudang emas ditemukan aparat beraksi tangkap anak buah Sri Mulyani.

Tampak sebuah ruangan yang berisi tumpukan emas batangan, beberapa aparat yang melakukan pengamanan, dan seorang perempuan mengenakan masker diklaim sebagai Sri Mulyani.

Hingga kini, video itu telah ditonton lebih dari 3.100 kali.

Namun, benarkah anak buah Sri Mulyani ditangkap usai 100 ton emas berhasil ditemukan?

CEK FAKTA

Baca Juga: Tangis Michelle Joan di Makam sang Ibu: Mama Sudah Nggak Sakit Lagi

Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan ketidakcocokan antara thumbnail, judul, dan isi video.

Tidak ada informasi valid dan pernyataan resmi terkait hal ini.

Narator hanya menyampaikan potongan wawancara penjelasan soal penemuan emas batangan bernilai ratusan triliunan.

Hingga akhir tidak ada pernyataan resmi terkait anak buah Sri Mulyani ditangkap usai 100 ton emas berhasil ditemukan.

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan di atas, video berjudul "GEGER SORE INI || APARAT TANGKAP ANAK BUAH SRI MULYANI, 100 TON EMAS BERHASIL DITEMUKAN" adalah hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More