/
Selasa, 20 Juni 2023 | 09:15 WIB
CEK FAKTA, Anies Baswedan tidak berhasil di Pilpres 2024 karena Partai Demokrat pull-out? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi menyuarakan Anies Baswedan akan terhenti langkahnya ke Pilpres 2024 karena partai koalisinya putar haluan.

Anies Baswedan menjadi calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan dalam Pemilu 2024. Sementara nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebutkan sebagai calon wakil presiden atau pasangan Anies Baswedan.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun Facebook dengan nama pengguna Doa Ibu mengunggah video berjudul "DEMOKRAT KELU4R DARI KO4LISI, ANIES DIPASTIKAN G4GAL NYAPRES DI 2024".

Thumbnail berupa foto AHY serta partainya, disertai tulisan "DEMOKRAT KELUAR DARI KOALISI ANIES DIPASTIKAN GAGAL NYAPRES DI 2024".

PENJELASAN

Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya adalah sebagai berikut:

* Foto thumbnail video adalah editan
Fakta: foto thumbnail yang memperlihatkan AHY sebenarnya adalah AHY sedang memimpin langsung pendaftaran Partai Demokrat bakal calon peserta pemilu 2024 ke kantor KPU RI.

* Isi berupa potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Fakta:

Salah satu video identik memperlihatkan sosok Ahmad Sahroni sedang diwawancarai wartawan serupa dengan upload  video Kompas TV Gorontalo berjudul "Sahroni Blak-blakan Demokrat Paksa AHY yang Dampingi Anies jadi Bakal Cawapres".

Video identik lainya adalah AHY membagikan gerobak gratis yang diunggah kanal YouTube Tribunnews berjudul "Safari Ramadhan ke DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, AHY Bagikan Gerobak UMKM".

KESIMPULAN

Video berjudul "DEMOKRAT KELU4R DARI KO4LISI, ANIES DIPASTIKAN G4GAL NYAPRES DI 2024" memiliki materi yang masuk kategori konten menyesatkan atau misleading content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More