Narasi berusaha menjelaskan bahwa Anies Baswedan tidak akan melanjutkan semua program presiden sebelumnya.
Anies Baswedan adalah calon presiden yang diajukan Koalisi Perubahan untuk maju di kontestasi Pemilu 2024. Ia mempersiapkan diri menuju pencalonan ini, termasuk antara lain muncul di berbagai acara. Tujuannya agar calon pemilih semakin familiar di masa pemilihan capres dan cawapres nanti.
Dikutip dari Turnbackhoax.id, sebuah akun Twitter menunjukkan tampilan layar artikel yang menyatakan Anies Baswedan tidak akan melanjutkan semua program presiden sebelumnya. Yaitu Presiden Joko Widodo.
Bunyi narasinya, "Ngeri ka’le ini tanda2 ga’benar akan kelaut, kelanjutan itu sangat penting apa lagi 82 % Rakyat Indonesia terCinta merasa puas dengan K e r j a K e r a s Bpk Joko Widodo Presiden RI ke 7 MERDEKA."
PENJELASAN
Setelah Turnbackhoax.id menelusuri foto tangkapan layar ini, hasilnya adalah manipulasi.
Fakta, judul yang benar dan dimuat di situs fajar.co.id adalah "Anies Baswedan Tegaskan Tidak Semua Program Jokowi akan Dilanjutkan Jika Jadi Presiden", diunggah pada 12 Juni 2023.
Dokumentasi acara yang dibahas di artikel, PKSTV di YouTube pada 30 Mei 2023: "FRAKSI PKS DPR RI DENGAN BANGGA MEMPERSEMBAHKAN: Bimbingan Teknis & Konsolidasi Nasional Ketua Fraksi PKS dan Pimpinan DPRD Se-Indonesia ....".
Hasil pencarian Google, kata kunci "anies baswedan pemilu bukan soal meneruskan program pemerintahan sebelumnya" yang menampilkan dua hasil tangkapan layar dalam konteks benar.
KESIMPULAN
Unggahan pada Twitter yang menunjukkan tulisan artikel itu merupakan hasil manipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anak Buah Sri Mulyani Ditangkap Usai 100 Ton Emas Berhasil Ditemukan
-
Cek Fakta: Pupus Harapan Nyapres Anies, Surya Paloh Nyatakan Bergabung dengan PDIP Dukung Ganjar
-
CEK FAKTA: Benarkah Perdana Menteri Singapura Membanggakan Negaranya dan Menyoroti IKN?
-
CEK FAKTA: Vietnam Mengakui Indonesia dan Menghina Malaysia Soal FIFA Matchday 2023, Video Ini Comot Artikel dari Media Kredibel
-
CEK FAKTA: Apakah Benar Indonesia Sampai Berikan Kecaman Keras Soal Lionel Messi Tidak Datang?
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara