Tasyi Athasyia mengadakan konferensi pers untuk membantah tuduhan yang dilayangkan para mantan karyawannya. Salah satunya adalah perihal tuduhan Tasyi memberikan makanan sisa kepada para karyawannya.
Namun ada hal yang menarik dalam momen konferensi pers tersebut. Pasalnya Tasyi dan suaminya, Syekh Zaki Alatas, sempat dipanggil dengan sebutan Prince dan Queen oleh salah seorang penanya.
Hal ini seperti terlihat di video siaran langsung akun Instagram @tobinohk yang kembali diviralkan oleh akun TikTok @95sthings_.
"Pertama-tama saya terima kasih dulu kepada Mas Ramzi (pengacara Tasyi dan Syekh Zaki), Prince, dan Queen, terkait dengan statement-statement-nya," ujar @tobinohk, dikutip pada Selasa (27/9/2023).
Dalam kesempatan itulah Tasyi membantah bahwa dirinya memberikan makanan sisa untuk para karyawannya. Saudara kembar Tasya Farasya itu mengaku membeli seekor kambing guling dan sebagian diberikan kepada para karyawan.
"Saya pesen satu kambing guling satu ekor. Saya sama suami makan seperempat bagian, seperempat lagi saya kasih anak-anak saya," kata Tasyi.
"Masih ada setengah kambing guling masih utuh, saya kasih ke karyawan saya. Itu namanya makanan bekas? Oh atau menurut mereka itu makanan bekas?" sambungnya.
Tasyi lalu menunjukkan salah seorang karyawannya yang konon juga diajak ke Dubai, Uni Emirat Arab, demi membantah seluruh tudingan yang berkembang.
"Dia saya ajak ke Dubai sebagai pemegang uang," tutur Tasyi sambil memanggil salah satu karyawatinya tersebut. "Pernah saya kasih makanan bekas? Pernah aku kasih nasi basi?"
Karyawati itu tampak menggelengkan kepala, "Enggak."
"Apakah setiap hari makanannya mi?" tanya Tasyi lagi.
"Enggak," tandas sang karyawati.
Namun konferensi pers oleh Tasyi dan Syekh Zaki ini membuat mereka kembali menjadi bulan-bulanan warganet. Banyak yang menilai pasangan suami istri itu benar-benar tidak mau disalahkan.
"Ya kalau lu makan duluan, dan setelah makan lu baru ngasih ke pegawai, itu namanya makanan sisaaaaa wkwkwk," komentar warganet.
"Ya karena mbak nya masih pengen kerja makane iya iya aja," tulis warganet lain.
"Udah sih tinggal bayar gaji karyawan aja kok malah jadi kemana-mana, intinya hak karyawannya itu lho," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan