/
Kamis, 29 Juni 2023 | 08:20 WIB
CEK FAKTA, anak buah Ibu Sri Mulyani ditangkap dengan simpanan emas berton-ton? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasi memaksakan bahwa ada anak buah Menteri Keuangan menyembunyikan hasil korupsi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa saat lalu disorot sehubungan beberapa pejabat pengurus pajak dan bidang keuangan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juga kehadirannya bersama Menteri Polhukam Mahfud MD di Rapat Komisi DPR dengan topik temuan keuangan janggal Departemen Keuangan yang mencapai angka triliun rupiah.

Dikutip dari Turnbackhoax.id, kanal YouTube atas nama akun Kabar News telah mengunggah video berjudul "GEGER SORE INI || APARAT TANGKAP ANAK BUAH SRI MULYANI, 100 TON EMAS BERHASIL DITEMUKAN".

Diunggah pada 15 Juni 2023, thumbnail foto adalah semacam emas di tempat penyimpanan, foto Sri Mulyani menggunakan faceshield serta beberapa aparat.

Tulisan pengantar thumbnail adalah "BREAKING NEWS LIVE GUDANG EMAS DITEMUKAN APARAT BERAKSI TANGKAP ANAK BUAH SRI MULYANI".

PENJELASAN

Turnbackhoax.id melakukan penelusuran dan hasilnya video adalah hasil editan kumpulan video, yang diambil dari:

* Video pertama yang ditampilkan adalah video konferensi pers Presiden Joko Widodo, Mahfud MD, KPK, dan Jaksa Agung soal indeksi persepsi korupsi yang disiarkan secara langsung di akun YouTube KOMPASTV pada 23 Februari 2023.

* Video kedua yang diunggah adalah video cuplikan siaran langsung dari Kompas.com pada 29 Maret 2029 dengan judul "Mahfud MD Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI, Terkait Transaksi Janggal Rp 349 Triliun".

* Video ketiga yang diunggah adalah video yang identik dengan video liputan dari akun YouTube KOMPASTV pada 27 Maret 2023 dengan judul "Sri Mulyani Beberkan Kronologi Transaksi Jangggal Rp349 Triliun di Kemenkeu".

KESIMPULAN

Video berjudul "GEGER SORE INI || APARAT TANGKAP ANAK BUAH SRI MULYANI, 100 TON EMAS BERHASIL DITEMUKAN" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More