FPI dikabarkan membakar Ponpes Al Zaytun hingga ludes karena muak tidak ada tindakan tegas. Kabar pembakaran pondok pesantren itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube RUANG INDONESIA.
Akun tersebut mengunggah video berjudul "TEPAT MALAM INI!! FPI BAKAR HABIS AL ZAYTUN HINGGA BEGINI".
Pada thumbnail terdapat narasi yang berbunyi, "Breaking News!! FPI BAKAR HABIS PONPES AL ZAYTUN, MUAK TIDAK ADA TINDAKAN TEGAS AKHIRNYA MEREKA LAKUKAN INI".
Terlihat segerombolan orang di tengah kepulan asap. Beberapa membawa bendera dan terlihat di kejauhan kobaran api yang menyala.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 30.000 penayangan. Namun, benarkah FPI membakas habis Ponpes Al Zaytun?
CEK FAKTA:
Informasi yang mengklaim bahwa FPI membakar habis Ponpes Al Zaytun karena muak adalah salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 2 detik di atas, narator hanya membahas tentang FPI yang siap membantu terkait kasus Ponpes Al Zaytun. Narator dalam video menceritakan tentang demo FPI yang menuntut Ponpes Al Zaytun dibubarkan.
Tetapi hingga akhir video, tidak ada penayangan tentang klaim di atas. Narator sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun pernjelasan dari sumber kredibel soal FPI membakar Ponpes Al Zaytun.
Selain itu, foto yang digunakan merupakan hasil rekayasa. Isi video dan judul unggahan tersebut juga tidak memiliki keselarasan.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar FPI membakar Ponpes Al Zaytun hingga ludes adalah berita bohong atau hoaks.
Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba