Rafael Tan tengah berada di kesuksesan gelombang kedua sebagai Duta Seblak Indonesia.
Sembari tertawa, Rafael Tan mengiyakan saat disebutkan bahwa di belakang namanya kini disematkan gelar "DSI". Singkatan dari "Duta Seblak Indonesia". Melejit lewat dunia media sosial TikTok adalah sukses gelombang kedua, setelah gelombang pertama penampilan dahsyatnya bak Oppa Korea bersama grup band SM*SH lebih dari 10 tahun silam.
Disimak Metro Suara.com dari acara talk show Melaney Ricardo di YouTube, Melanie Ricardo YouTube Channel, Rafael Tan yang memiliki nama lahir Rafael Landry Tanubrata adalah salah satu personel dari SM*SH dengan gaya panggung ala K-Pop. Pandemi COVID-19 telah membuatnya semakin kreatif sebagai TikToker.
"Selama enam bulan penuh aku berada di Garut, pulang ke rumah Mama dan quality time bersama keluarga," paparnya. Sampai akhirnya muncul kreasi menghidangkan seblak ke dunia media sosial itu, yang di re-cook sekian ribu followernya.
"Berarti kamu keluar dari comfort zone saat membawakan seblak, ya?" demikian meluncur salah satu pertanyaan dari Melaney Ricardo, presenter serta model Tanah Air.
Di luar dugaan, jawaban Rafael Tan yang lahir pada 16 November 1986 malah sebaliknya.
"Justru tidak, membawakan seblak itu comfort zone aku banget, Kak," demikian pengakuan Rafael Tan.
Selama menjadi personel SM*SH, gaya Rafael Tan terkenal cool, tidak banyak cakap, serta menjaga image sebagai Oppa Korea. Akan tetapi sebaliknya saat ia tampil sebagai TikToker. Yaitu tampil bodor, atau lucu penuh canda, jauh dari kesan serius.
"Aslinya aku seperti itu. Suka bercanda, banyak bicara, dan berbahasa Sunda, namanya juga orang Garut," ungkapnya terbahak.
Pasang-surut dunia hiburan memberikan pelajaran bagi satu dari tujuh personel SM*SH ini. Bila sebelumnya mereka begitu digila-gilai penggemar, kondang dengan aksi panggung dan penampilan, ada pula masa surut di mana ia tidak dikenali.
"Namun bila dibilang sukses bersama SM*SH berlangsung instant tidak juga. Karena sejak kecil aku sudah ikut casting, lalu main band juga sudah tujuh tahun. Baru kemudian gabung dengan band SM*SH, masuk paling akhir bersama Rangga Dewamoela, sementara lima personel lainnya sudah terbentuk terlebih dahulu (Bisma Karisma, Muhammad Reza Anugrah, Muhammad Ilham Fauzi, Dicky Muhammad Prasetya, Handi Morgan Winata)," kenang Rafael Tan.
Di boyband ala K-Pop inilah tantangan sebagai entertainer diuji. Termasuk pembagian waktu yang sangat ketat untuk berlatih dan naik panggung.
"Ada kalanya belum tahu jadwal dan diminta manajer istirahat dulu nanti bakal diberitahu. Tengah nyenyak tidur, jam lima pagi sudah dibangunkan dan bersiap-siap," lanjut sulung dari lima bersaudara, serta anggota SM*SH tertua itu.
Kini, mengingat kembali suka-duka serta perjalanan SM*SH, Rafael Tan menyatakan band lima personel (dari awal formasi tujuh orang) itu tidak bubar.
"Terus berkomunikasi, saling support, terus bersama-sama," bilangnya sembari menyebutkan penampilan SM*SH meledak perdana di Indonesia sekira 13 tahun lalu.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Sindiran Raffi Ahmad, Melaney Ricardo Diduga Akan Bercerai dari Tyson Lynch
-
Mulan Jameela Cuma Ketawa Bolak-balik Diselingkuhi Ahmad Dhani, Banjir Cibiran: Dia Malu sama Maia
-
Alasan Absurd Aldi Taher Masuk Dunia Politik: Sudah Enggak Laku Jadi Artis, Butuh Uang buat Popok Anak
-
Cerai dari Virgoun, Inara Rusli Mantap Cari Calon Suami Pengusaha
-
Dituduh Selingkuh dengan Rafael Tan, Kubu Inge Anugrah Colek Ari Wibowo: Hebat Kalau Bisa Buktikan!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
[CEK FAKTA] Menag Nasaruddin Umar Larang Sembelih Hewan Kurban dan Minta Diganti Uang?
-
Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional, Gubernur Sulsel: Hasil Kerja Kemanusiaan Bersama
-
BBW Jakarta 2026 Buka 24 Jam Nonstop, Bisa Belanja Buku Tengah Malam hingga Dini Hari
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi