Hubungan Violenzia Jeanette dan Marcelino Lefrandt sempat menjadi buah bibir banyak orang. Pasalnya mereka tak canggung memperlihatkan kemesraan kendati memiliki perbedaan keyakinan.
Meski begitu, Violenzia dan Marcelino mengaku tidak akan berpindah agama demi bisa melangkah ke jenjang hubungan yang lebih serius.
Namun kini bukannya mendapat kabar bahagia, Violenzia malah mengabarkan hubungannya dengan Marcelino sudah berakhir. Hal ini seperti diungkap lewat vlognya bersama Fujianti Utami yang diunggah di akun TikTok @gosip100.
"Kalau sekarang emang lagi nggak ada pasangan," ujar Violenzia, seperti dikutip pada Rabu (5/7/2023). "Aku sudah putus, (secara) baik-baik. Kita ngomong satu sama lain kalau kita sudah nggak bisa sama-sama lagi. Jadi kita realistis aja."
Meski begitu, Violenzia mengaku hubungannya dengan Marcelino sudah mulai renggang sejak beberapa waktu lalu. Kala itu Violenzia sempat menyusul Fuji ke Bali dan setelahnya hampir tidak pernah mengunggah momen bersama Marcelino lagi.
"Dari saat itu sudah agak ngambang, tapi berusaha memperbaiki lagi, berusaha untuk mencoba lagi, karena aku nggak pengin semua berakhir. Karena kemarin terlalu manis, terlalu banyak kenangan," ujar Violenzia.
Namun upaya Violenzia dan mantan suami Dewi Rezer itu akhirnya menemui jalan buntu. Terpaksa mereka berdua memutuskan untuk berpisah, walau Violenzia kemudian menegaskan berakhirnya hubungan mereka bukan akibat perbedaan agama.
"Tapi akhirnya kita mencapai kata sepakat kalau kita memang udah nggak bisa lagi aja. Bukan karena perbedaan agama ya, catat! Sebenarnya bukan salah siapa-siapa, tapi memang beda visi dan misi di kehidupan," tandas Violenzia.
Violenzia juga membenarkan lagi perihal status hubungannya dengan Marcelino melalui Instagram Story-nya. Janda tiga orang anak itu terlihat me-repost konten tentang kebersamaan dengan Marcelino.
Baca Juga: Sudah Mualaf, Violenzia Jeanette Akan Kembali ke Agama Asal Untuk Menikah dengan Marcelino Lefrandt?
"Thank you @marcelinolefrandt for everything. Maaf kalo aku ada kurang selama ini yaaaaa..." tutur Violenzia sebagai caption unggahannya.
Di video itu terlihat banyak momen kebersamaan Violenzia dan Marcelino selama mereka menjalin hubungan.
"Jika kamu mencintai seseorang maka biarkan dia pergi, jika dia kembali berarti dia milikmu," begitulah tulisan yang tertera di video yang di-repost Violenzia tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan