Siapa Orang Paling Berbahaya di Dunia? Berikut Daftarnya
Dari pembuat senjata sampai gembong narkotika, kami mengungkap nama-nama baru dalam daftar orang paling berbahaya di dunia yang diburu pemerintah dari berbagai negara.
Siapa saja orang-orang paling mematikan ini? Simak daftarnya berikut:
PENJUAL SENJATA
Cody Wilson - direktur Defense Distributed
Apa yang dia inginkan: Kebebasan total internet dan penciptaan senjata dan pasar uang yang tidak bisa diatur oleh negara manapun.
Apa yang dia lakukan: Membuat blueprint yang mampu mencetak senjata rakitan sendiri. Perangkat lunak untuk membuat senjata bernama Liberator ditempatkan di situs webnya tahun lalu dan telah diunduh 100.000 kali sebelum Departemen Negara AS turun tangan untuk menghapus rencana tersebut. Bisa dibayangkan betapa ngerinya jika semua orang bisa membuat senjata mematikan sendiri.
BOS MAFIA
Semion Mogilevich - bos kejahatan yang lahir di Ukraina yang diyakini sebagai "bos para bos" dari sebagian besar sindikat Mafia Rusia di dunia, yang beroperasi tanpa batas.
Baca Juga: Cowok Nafsuan Minggir! Aura Kasih Kini Selektif Cari Pasangan Meski Sudah Janda 2 Tahun
Apa yang dia inginkan: Uang dan kekuasaan
Apa yang dia lakukan: Perdagangan narkoba, perdagangan bahan nuklir, pembunuh bayaran, dan prostitusi internasional. Dia telah memegang lebih dari 100 perusahaan dan rekening bank di 27 negara yang berbeda, semua untuk menjaga aliran kas. Dia disebut-sebut mengendalikan pipa gas alam yang luas di Rusia dan Eropa Timur.
PENJAHAT PERANG
Joseph Kony, pemimpin Lord's Resistance Army (LRA), sebuah kelompok gerilyawan yang sebelumnya beroperasi di Uganda.
Apa yang dia inginkan: Menculik dan menjadikan anak-anak budak seks, mendirikan negara separatis
Apa yang dia lakukan: Kony telah dituduh oleh entitas pemerintah karena memerintahkan penculikan anak-anak untuk menjadi anak tentara dan budak seks. 66.000 anak menjadi tentara. 2 juta orang dipindahkan secara internal dari tahun 1986 hingga 2009. Kony didakwa atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh Pengadilan Pidana Internasional di Den Haag, Belanda, pada tahun 2005.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin
-
Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kulit Si Kecil Sensitif? Ini 5 Sunscreen Aman untuk Anak Tersedia di Alfamart dan Indomaret