Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA dikabarkan telah tiba di Jakarta untuk meninjau ulang kelayakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai venue Piala Dunia U-17 pada November mendatang.
Bahkan beredar kabar PSSI pun disebut ikut merasa girang lantaran hasil pemeriksaan JIS langsung diumumkan oleh FIFA.
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Timnas Fanatik yang dibagikan Senin (10/7/2023).
"FIFA TIBA DI JAKARTA!! PSSI Langsung Girang Diumumkan Hari Ini Hasil Pemeriksaam Stadion JIS," tulis judul video, dikutip Selasa (11/7/2023).
Sementara pada bagian thumbnail tersaji kolase foto Erick Thohir bersama orang-orang yang digadang sebagai utusan FIFA.
Lantas benarkah informasi tersebut?
Cek Fakta
Setelah ditelusuri, rupanya video itu menjelaskan tentang batalnya pemeriksaan Stadion JIS yang pernah dilakukan FIFA saat Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
Walau demikian, narator menjelaskan kala itu FIFA menyatakan bahwa akses keluar-masuk penonton di JIS belum memenuhi standar yang ditetapkan.
Baca Juga: Abidzar Al Ghifari Dilecehkan Secara Seksual di Kafe, Manajemen Siap Ambil Langkah Hukum
Padahal, FIFA sendiri menetapkan bahwa akses keluar masuk dari tempat duduk penonton ke zona aman adalah delapan menit untuk menghindari terjadinya hal tak diinginkan. Sementara untuk menghadapi situasi kebakaran adalah 2,5 menit.
Selain itu, dibahas pula soal kondisi stadion JIS yang berkapasitas 82 ribu ini masih belum diverifikasi oleh tim kompetisi FIFA.
Faktanya, sejauh ini baik FIFA ataupun PSSI belum memberikan infromasi resmi terkait peninjauan kembali JIS sebagai venue Piala Dunia U-17.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, kabar mengenai kedatangan FIFA ke Jakarta yang dinarasikan dalam konten tersebut merupakan kabar menyesatkan alias hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026