Suara.com - Perusahaan konsultan desain arsitektur Inggris ternama, Buro Happold kini mendapat sorotan khusus dari publik dalam polemik pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
Perusahaan rinitsan Ted Happold tersebut dituding sebagai pihak yang mendesain JIS. Adapun kini pembangunan JIS dikritik habis-habisan gegara dinilai urung laik pakai untuk mewadahi ajang FIFA U-17 alias Piala Dunia U-17.
Buro Happold juga membuat publik terheran-heran lantaran diketahui menghapus JIS dari daftar proyek terdahulu mereka.
JIS yang semula terpampang di situs resmi Buro Happold kini lenyap tanpa kabar di tengah polemik ini. Kekinian, Buro Happold akhirnya angkat suara terkait peran mereka dalam pembangunan JIS.
Perusahaan yang berbasis di Bath, Inggris ini mengaku bahwa mereka bukan pendesain rancangan JIS.
Lantas, apa peran Buro Happold sebenarnya?
Peran Buro Happold: Hanya memberikan pedoman desain stadion
Buro Happold akhirnya merilis pernyataan resmi pada Minggu (9/7/2023) yang merespon terkait pertanyaan-pertanyaan di tengah publik.
Surat terbuka tersebut menyatakan bahwa PT Jakarta Konsultindo (Jakkon) meminta Buro Happold untuk membuat panduan desain (design guidelines) serta memberikan jasa konsultasi mulai Desember 2018 hingga Maret 2019.
Baca Juga: Usai Proyek JIS Sempat Hilang dari Situsnya, Kini Buro Happold Tegaskan Tak Pernah Desain JIS
Perusahaan asal Inggris ini juga tak terlibat langsung dalam merancang atau menggambar desain secara langsung alias hanya memberikan beberapa saran dan masukan.
"Buro Happold tidak diminta untuk mendesain stadion JIS dan tidak pernah pula mendesain stadion ini. Lebih lanjut, perusahaan juga tidak terlibat dalam pekerjaan konstruksi apapun yang dilakukan kemudian," tulis surat terbuka Buro Happold.
Berikut ruang lingkup jasa yang diminta oleh PT Jakkon terhadap Buro Happold sebagaimana yang tertuang dalam surat tersebut.
- Persiapan untuk pembuatan panduan desain (preparation of concept design guide),
- Penilaian soal teknis dan komersial (technical and commercial assessment),
- Konsep rencana induk untuk area di sekitar stadion (concept masterplan for the surrounding area)
- Peta jalan implementasi proyek (implementation roadmap).
Usut punya usut, implementasi pembangunan JIS terdapat beberapa ketidaksesuaian. Arsitektur JIS ternyata tak sesuai dengan panduan pembangunan yang telah dirumuskan oleh Buro Happold.
Buro Happold juga telah menyurati pihak terkait tentang ketidaksesuaian tersebut.
Adapun sepanjang proses konsultasi berjalan, Buro Happold juga memastikan penuh bahwa seluruh pedoman yang diberikan sesuai dengan standar FIFA.
"Selama masa pembuatan panduan itu, perusahaan memastikan agar desain seluruh aspek yang berkaitan dengan standar FIFA terpenuhi," pungkas surat terbuka Buro Happold.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Bukan Buro Happold, Siapa Desainer JIS yang Sebenarnya?
-
Usai Proyek JIS Sempat Hilang dari Situsnya, Kini Buro Happold Tegaskan Tak Pernah Desain JIS
-
Pendukung Anies Baswedan Heran Masyarakat Malah Fokus Soal Renovasi JIS: Rakyat Dicekoki Hal Remeh
-
Cek Fakta: FIFA Ambil Keputusan Batalkan Piala Dunia U-17 di Indonesia Gegara Polemik Stadion JIS?
-
Ribut-ribut Soal JIS Kian Liar, Kini Ada Usul Atap Stadion Dibongkar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!