Narasi memaksakan informasi Indonesia ada di bawah bayang-bayang Rusia dan bisa melakukan penindasan.
Wacana Indonesia akan menjadi anggota dari BRICS, yaitu kerja sama negara-negara dalam membangun ekonomi nasional yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan menghadirkan berbagai pendapat dan ide. Tidak terkecuali bagi para pembuat konten video tidak valid yang mendatangkan imajinasi liar.
Metro Suara.com menemukan di kanal YouTube, akun bernama JAGAT.ID telah mengunggah video berjudul "LEVEL DEWA, JOKOWI MANFAATKAN KEHADIRAN RUSIA JADI MOMENTUM TINDAS UNI EROPA".
Dengan foto thumbnail adalah Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin dan Presiden RI Joko Widodo tengah menyimak informasi dalam bentuk ilustrasi. Kemudian tulisan penyertanya, "UE MATI LANGKAH JOKOWI TERIMA MANDAT DARI PUTIN".
Diunggah pada Senin (24/7/2023), narasinya dengan keikutsertaan Indonesia dalam BRICS maka bisa menggunakan kekuatan Rusia untuk mencapai hal-hal yang diinginkan negara kita.
PENJELASAN
Metro Suara.com mengadakan penelusuran dan hasilnya adalah:
* Kalimat bombastis tidak terbukti dalam konten video
Judul video: "LEVEL DEWA, JOKOWI MANFAATKAN KEHADIRAN RUSIA JADI MOMENTUM TINDAS UNI EROPA"
Fakta: sebutan "level dewa" dengan komparasi apakah? Pengunggah hanya menggunakan parameter sendiri, demikian pula kata "tindas".
Logika: alih-alih menonton videonya, dengan perkataan "tindas Uni Eropa" bisa disimak kembali bunyi alinea pertama Pembukaan UUD 1945, yaitu:
"Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."
Kemudian alinea keempat Pembukaan UUD 1945, yaitu:
"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial ..."
Apakah penindasan termasuk melawan dari bunyi alinea pertama dan alinea keempat Pembukaan UUD 1945? Ya. Karena disebutkan kemerdekaan adalah hak segala bangsa sehingga penindasan (tindas) tidak diperkenankan), demikian juga Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia.
* Bila dari judul saja tidak valid dan tidak mencerminkan sikap dan sifat Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 maka konten video pun pasti tidak bisa memberikan informasi seperti dijanjikan dalam judulnya.
KESIMPULAN
Video berjudul "LEVEL DEWA, JOKOWI MANFAATKAN KEHADIRAN RUSIA JADI MOMENTUM TINDAS UNI EROPA" memiliki konten yang menyesatkan atau misleading content.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Puing Kapal Selam Wisata Titan Submersible Sudah Ketemu?
-
CEK FAKTA: Benarkah Jakarta Lumpuh karena Ada Lonjakan Massa Tengah Menghancurkan Istana Negara?
-
CEK FAKTA: Rapat DPR dan MPR Hasilkan Keputusan Anies Baswedan Gantikan Presiden Joko Widodo?
-
CEK FAKTA: Benarkah Aktivis dan Mahasiswa Paksa Presiden Mundur atau Reformasi 98 Akan Terulang?
-
CEK FAKTA: Bung Karno Ternyata Masih Hidup dan Kini Berusia 121 Tahun?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026 Diumumkan Jam Berapa? Ini Jadwal Resminya
-
Lebaran dan Tradisi: Antara Rindu, Ritual, dan Makna yang Selalu Kembali
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Sedih dan Menyentuh Hati Mengingatkan Kita Tentang Kehilangan Ramadan
-
Heboh! Bude Wellness Klaim Herbal Dapat Obati TBC, Ini Faktanya
-
BRI Peduli Salurkan 2.000 Paket Sembako Sambut Hari Nyepi Saka 1948
-
Puncak Arus Mudik Gelombang Kedua: 50 Ribu Lebih Kendaraan Serbu Jalur Puncak Bogor!
-
Awas Modus Grup WA! Polisi Ciduk Belasan Travel Gelap Antar Pemudik ke Pelosok Sukabumi
-
Komnas HAM Dorong Agar Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilakukan Melalui Pengadilan Umum
-
DPRD Sumsel: 7 Fakta Anggaran dan Fasilitas Rumah Dinas Pimpinan yang Jadi Sorotan Publik