- Menko Pangan Zulkifli Hasan memperingatkan masyarakat mengenai maraknya penipuan rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih melalui tautan dan situs tidak resmi.
- Pemerintah menegaskan seleksi nasional tidak memungut biaya dan seluruh proses dijalankan secara transparan menggunakan sistem CAT milik BKN.
- Masyarakat diminta hanya mengakses situs resmi phtc.panselnas.go.id serta melaporkan oknum penipu kepada pihak kepolisian guna menghindari kerugian lebih lanjut.
Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menyebut proses seleksi nasional tersebut tidak dipungut biaya apa pun.
Peringatan itu disampaikan menyusul munculnya oknum yang diduga menyebarkan tautan palsu, meminta data pribadi peserta, hingga memungut uang dengan janji kelulusan seleksi.
“Ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih menyebar link palsu, mengambil data pribadi, bahkan memungut biaya,” kata Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ketua Pengarah Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) itu menegaskan satu-satunya portal resmi rekrutmen hanya melalui situs phtc.panselnas.go.id. Di luar alamat tersebut, masyarakat diminta tidak percaya karena berpotensi penipuan digital.
“Satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun,” ujarnya.
Zulkifli juga menepis isu adanya jalur belakang, titipan pejabat, maupun bantuan dari pihak tertentu untuk meloloskan peserta.
Menurut dia, seluruh proses menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang sudah digunakan dalam seleksi aparatur sipil negara.
“Tidak ada orang dalam. Yang datang ke kementerian minta tolong juga enggak bisa. Tidak ada titipan-titipan,” ucapnya.
Ia menegaskan siapa pun yang mengklaim bisa membantu meluluskan peserta dengan imbalan tertentu dipastikan melakukan penipuan. Karena itu, masyarakat diminta segera melapor ke aparat penegak hukum bila menemukan praktik semacam itu.
Baca Juga: 639 Ribu Pelamar Berebut 35.476 Formasi Kopdes Merah Putih
“Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporin saja ke aparat hukum atau polisi,” kata dia.
Pemerintah menilai peringatan ini penting karena tingginya antusiasme publik terhadap rekrutmen SDM Kopdes Merah Putih. Dari total 35.476 formasi yang dibuka, jumlah pendaftar tercatat mencapai 639.732 orang hingga penutupan pada 25 April 2026.
Membludaknya jumlah pelamar dinilai membuka celah bagi pihak tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan situasi melalui modus penipuan rekrutmen, terutama di media sosial dan aplikasi pesan instan.
Seleksi kompetensi sendiri berlangsung pada 3-12 Mei 2026 di 72 titik lokasi CAT BKN di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
-
Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
-
Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar
-
Jeffrey Hendrik Jadi Bos Baru BEI, Core Indonesia: Investor Lebih Peduli Kondisi Ekonomi RI!
-
Tak Boleh Asal, Pedagang Harus Punya NIB Jika Mau Jualan di E-Commerce
-
Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi
-
Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana
-
Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan
-
BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?
-
Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik
-
Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil