Ria Ricis menggelar pesta ulang tahun putri pertamanya Cut Raifa Aramoana alias Moana pertama, belum lama ini.
Meskipun tidak tepat di hari ulang tahunnya, pesta tetap digelar secara besar-besaran di salah satu hotel mewah di bilangan Jakarta Selatan.
Bertemakan Summer dengan nuanasa pantai, dekorasi dan para tamu yang hadir didominasi warna pink atau merah muda.
Tampilan Ria Ricis pun tidak kalah menarik dengan jumsuit serba pink seperti yang terposting di akun Instagram pribadinya.
Namun, bukan warganet negara +62 namanya jika tidak berkomentar dan kebanyakan yang salfok (salah fokus) dengan bagian perut Ria Ricis yang dikira tengah hamil anak kedua.
Bukan bahagia karena didoakan atau menyangkal singkat dari dugaan warganet, YouTuber satu ini malah kebawa perasaan alias baper dengan komentar para warganet.
Melalui video singkat yang diunggah kembali di akun Instagram @lambe__danu, dikutip Senin (31/7/2023), beberapa warganet mengomentari perut Icis, sapaan akrabnya.
"Kenapa mata gue tertuju terus sama perutnya ibu icis ya... kaya ada tanda-tanda Moana mau punya adik deh, selamat ulang tahun juga buat Moana," kata akun @rosheilarizky.
Komentar ini pun disahut yang sama oelh akun !_its.mpiih.
Baca Juga: Sudah Jelas Dukung Ganjar, Ketum PPP: KIB Tak Bubar
"Satu pikiran kita ka," katanya.
Ria Ricis justru menjawab apa yang disampaikan warganet itu merupakan bentuk bodyshaming.
"Jangan body shaming dong ka namanya juga baru lahiran anak," jawabnya.
Selain menyangkal dirinya hamil, dia menjelaskan bahwa tidak semua orang suka dibilang hamil karena itu merupakan hal sensitif.
"Tapi nggak semua orang suka dibilang lagi hami. Itu sensitif. Luka orang beda-beda kita nggak tau. Jadi stop komen bilang lagi hami atau salfok ini itu," bebernya.
Jawaban Ria Ricis ini justru membuat warganet bingung karena dimana letak body shaming dari komentar netizen tersebut dan mencibir karena ibu satu anak itu dianggap terlalu baper.
"Baper amat, didoakan malah curhat," sindir raf*****.
"Masih bingung letak body shamingnya dimana (?)" tanya din****.
"Letak body shaming-nya dimana? Kan netijen cuma bilang kayak lagi hamil, apa salahnya jawab tidak," komentar yov********.
"Jangan dibilang hamil, bilang aja buncit #dibilang hamil kok body shaming," kata nah*****.
"Kan tinggal bilang belum hamil kok.. masih mau nunggu anak saya agak gede.. or apalah alasannya," sahut shi***********.
"Makanya pake baju yang bener, ini baju metetet gitu, perut kemana-mana. Ya gimana netizen nggak salfok," nasehat anv*****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya
-
Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global
-
Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau
-
Api Kecil Bisa Jadi Bencana, Setop Bakar Lahan Selama El Nino Masih Sangat Kuat!
-
Jarak Bukan Halangan, BRImo Taiwan Hadir Dekatkan Layanan Perbankan untuk WNI
-
Viral Cekcok di Polsek Cengkareng, Ternyata Buntut Debt Collector Paksa Masuk Mobil Warga
-
Asap Tak Punya Paspor, Airlangga Minta Negara ASEAN Tolong RI
-
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik