Penggemar bola ingin tahu posisi Bima Sakti sebagai coach Timnas U-17 yang kalah lawan Barca Junior.
Beberapa video tidak kredibel atau tidak valid bermunculan di kanal YouTube serta media sosial Facebook. Memberikan narasi bahwa peran coach Timnas U-17 Bima Sakti akan digantikan Frank Wormuth.
Lengkap dengan kalimat menohok, antara lain "miskin strategi", "mengakui kesalahan dan mundur sebagai pelatih", dan seterusnya. Usah terkecoh, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan penjelasan langsung.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Timnas Indonesia U-17 atau Garuda United U-17 berlaga melawan Barcelona Juvenil A di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (2/8/2023) malam dengan skor 3-0 untuk kemenangan lawan.
Meski demikian, dengan kekalahan Garuda United U-17 kontra Barca Junior, posisi Bima Sakti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 dipastikan tidak digantikan Frank Wormuth.
"Untuk Coach Frank (Wormuth), kemarin saya sudah makan siang dengan beliau dan Indra Sjafri. Tadi pagi saya dapat laporan sudah mendarat di Bali. Ia sudah menyepakati job description," demikian penjelasan Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (2/8/2023).
Lantas diberikan contoh detailnya, "Misalkan gini, bahwa saya ini menjadi pendukung pelatih. Kalau pelatih ini ada di depan, saya ada di belakang. Ia mereview masukan-masukan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan atau yang ia lihat dalam kondisi pemainnya. Tapi dia tidak akan turun, ketemu pemain dan melatih pemain karena overlapping. Kalaupun dia harus memperbaiki sistem yang ada, dia akan mencontohkan dari pemain lain, bukan pemain yang sedang main di situ."
"Frank Wormuth akan satu bulan di Indonesia, mendukung tim terutama di kepelatihan, sebelum nanti sama-sama berangkat ke Jerman dan saat Piala Dunia di sini," lanjut Erick Thohir.
Artinya, Frank Wormuth didatangkan PSSI dari Jerman dengan tujuan menjadi pendamping Bima Sakti dalam persiapan Piala Dunia U-17 2023. Untuk sementara dikontrak empat bulan, sebelum diproyeksikan menjadi direktur teknik (dirtek) PSSI.
Ketua Umum PSSI juga tidak meragukan kapasitas Frank Wormuth dalam membina para pemain muda, mengingat statusnya sebagai mantan instruktur Pelatih Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dan juru taktik Jerman U-20.
"Ini sesuatu yang saya rasa luar biasa dari coach Frank karena ia 10 tahun sebagai instruktur pelatih di Jerman. Sangat tahu hak dan kewajiban. Juga tahu membina pemain muda karena dia pernah jadi pelatih U-20 Jerman dan tentu untuk seniornya dia di klub," lanjut Erick Thohir.
Frank Wormuth dijadwalkan mendampingi Timnas Indonesia U-17 selama satu bulan, termasuk ketika tim yang menggunakan nama Garuda United selama tanding dalam laga uji coba menghadapi Barcelona Juvenil A, tim muda Kashima Antlers, serta Korea Selatan U-17.
Setelah itu, Timnas Indonesia U-17 akan berangkat ke Jerman pada September 2023.
Berita Terkait
-
Ikut Jejak Sang Ayah, Putra Darius Sinathrya Ikuti Seleksi Timnas U-17 Indonesia
-
Kabar Terkini Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Marselino Ferdinan Starter, Elkan Baggott Masuk Skuad Ipswich Town
-
Profil Ahmet Atayev, Pemain Timnas Turkmenistan yang Pernah Main di Liga Indonesia
-
Berikut Daftar Calon Lawan 3 Negara ASEAN di FIFA Matchday September 2023
-
Nasibnya Mirip Timnas Indonesia U-23, Pelatih Vietnam Curhat Jelang Piala AFF U-23 2023
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru