Legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas turut memberikan opini terkait polemik Jakarta International Stadium (JIS) yang terus berlarut.
Dalam tulisannya, Bambang Pamungkas mengutarakan pendapatnya terkait polemik JIS.
Ia menilai apakah JIS perlu ganti nama agar terhindar dari berbagai unsur yang berpotensi memecah belah masyarakat.
"Mungkin kita perlu mengubah nama Jakarta International Stadium, menjadi Jakarta Independence Stadium. Agar kita dapat memerdekakan stadion ini, dari segala unsur yang berpotensi menimbulkan perpecahan di Masyarakat," tulis Bambang Pamungkas, dikutip dari akun @Bepe20, Senin (7/8/2023).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bepe ini menegaskan bila dirinya tidak sedang mengambil posisi untuk berhadapan dengan siapa pun. Ia pun mengaku tidak sedang ingin mendekat kepada pihak mana pun.
Apa yang ia sampaikan hanyalah apa yang ada dalam pikirannya saat ini
"Apakah tulisan saya menyinggung atau sebaliknya menyenangkan siapa pun, sejujurnya saya tidak peduli," ungkap Bepe.
Diketahui keberadaan JIS saat ini syarat dengan unsur politik. Sejumlah pihak dinilai memanfaatkan celah untuk menyudutkan pihak lain.
Bahkan stadion dengan standar Internasional tersebut belum dapat digunakan untuk menghelat pertandingan sepak bola sampai saat ini.
Baca Juga: 4 Tim Lolos ke Semifinal Arab Club Champions Cup, Ada Klubnya Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya