Saddil Ramdani, salah satu pemain Timnas Indonesia yang saat ini tengah berkarier d klub asal Malaysia Sabah FC itu dikabarkan akan membela skuad Garuda di Piala AFF U-23. Namun, kabar itu merupakan disinformasi yang disebarkan oleh penggemar sepak bola.
Kabar yang menyebut bahwa Saddil Ramdani akan membela Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 tersebut disebarkan oleh kanal YouTube SPORT NEWS yang mengunggah video berdurasi 4 menit 37 detik.
Akun tersebut memposting video dengan judul "NASIB TRAGIS TIMNAS MALAYSIA!! JELANG PIALA AFF SHIN TAE YONG PANGGIL PEMAIN SABAH FC SADDIL RAMDANI".
Pada thumbnail video terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa fans Malaysia sakit hati dengan keputusan tersebut.
Hingga artikel ini ditulis, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 2.900 penayangan. Lantas, benarkah Saddil Ramdani memutuskan untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF U-23?
PENJELASAN:
Setelah menonton video tersebut, narator sama sekali tidak menunjukkan bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Saddil Ramdani akan membelas Timnas Indonesia.
Alih-alih memberikan penjelasan dari sumber kredibel, narator hanya membahas Shin Tae Yong yang dipastikan tidak bisa memanggil Saddil Ramdani karena sang pemain tengah cedera.
Narator juga menyampaikan bahwa Saddil Ramdani mengalami cedera saat Sabah FC berlaga melawan Selangor FC dalam lanjutan Liga Super Malaysia pada Minggu (23/7/2023).
Baca Juga: Bojan Hodak Tunjuk Nenad Bacina Jadi Asisten Pelatih Persib Bandung, Benarkah?
Menurut penelusuran, Shin Tae Yong baru saja memilih 26 pemain andalannya untuk berjuang bersama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-23 Thailand.
Namun di antara puluhan pemain yang dipilih, tidak ada nama Saddil Ramdani. Dengan kata lain, isi video tidak selaras atau tidak sesuai judul yang tertera.
Dapat disimpulkan bahwa kabar Saddil Ramdani akan membela Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 merupakan berita palsu.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati