Berusaha selalu tampil tegar dan menahan diri tidak jatuh dalam pecah tangis, ini kali pertama MA bisa menumpahkan emosinya, dalam dekapan Ashanty.
"Keluarin aja, nangis yang kenceng MA," demikian kalimat Ashanty, dalam podcast Ngobrol Asix saat mengundang putri Pinkan Mambo yang mengalami penderaan seksual atau pelecehan seksual sebagai bintang tamu.
Sepanjang percakapan keduanya tentang kejadian kelam yang dialami MA sejak berusia 12 tahun itu, istri Anang Hermansyah ini sangat memperhatikan raut wajah MA.
Betapa perempuan muda yang April 2023 berulang tahun ke-17 itu selalu menekan emosinya. Berusaha tampil tegar, seperti yang sudah-sudah, di setiap podcast dan talkshow di mana ia diundang.
"MA setiap kali mau nangis nahan lagi. Kamu mau nangis, kamu tahan, itu nggak bagus loh," ungkap Ashanty penuh kelembutan.
"Kamu memendam, ya?" tanyanya, yang dijawab MA, "Everything feel numb" atau tidak bisa merasakan apa-apa lagi karena penderaan ayah tirinya yang masuk kategori kekerasaan seksual sudah berlangsung bertahun-tahun.
Dan saat Ashanty menanyakan akibat tindakan asusila itu apakah MA terpikir akan melakukan hal-hal yang aneh, putri tertua Pinkan Mambo serta anak kedua dari lima bersaudara ini menjawab, "Pernah, tetapi tidak terus-terusan, lebih worthless gitu."
Atau MA merasakan tidak berharga karena bapak tirinya telah mengubah hidupnya dengan keji, yaitu pelecehan seksual sejak 2018, jeda sekira setahun kemudian terjadi lagi. Sampai ia melarikan diri dari rumah lewat penjemputan ayah kandungnya. Yang berjarak 1.000 kilometer lebih dari tempatnya berada saat itu.
"Jangan sampai orang ini ngerusak hidup kamu, kamu harus tunjukin bahwa kamu bisa jadi anak yang sukses, and I know you can do it," demikian nasehat Ashanty dan dijawab "thank you" oleh MA, dengan gesture serupa ia tunjukkan saat berbincang dengan Feni Rose di podcast Feni Rose Official.
Bedanya, bila saat itu MA saling menggenggam tangan dengan Feni Rose, Ashanty bangkit dan menyatakan, "Sini, aku peluk dulu dong!"
Inilah saat perdana MA menunjukkan emosi dengan cara tidak menahan tangis, karena Ashanty juga membimbingnya, "Keluarin aja, nangis yang kenceng."
MA tetap duduk sembari dipeluk Ashanty dan tangannya mengusap-usap punggung Ashanty. Sebuah bentuk emosi yang paling dalam.
Berita Terkait
-
Berusaha Jadi Ibu yang Asyik, Pinkan Mambo Sebutkan Ia yang Ikuti MA Dugem
-
Peduli Masa Depan Putrinya, Sandy Sanjaya Bakal Masukkan MA ke Sekolah Kejar Paket B dan Paket C
-
Berjarak 1.000 Kilometer Lebih Dijemput Ayah Kandung, Ada Penyesalan MA Anak Pinkan Mambo Tentang Sandy Sanjaya
-
Komentar MA Tentang Pinkan Mambo Tetap Mempertahankan Pelaku Pelecehan Sungguh Dewasa: Love Is Blind
-
Berjarak Dua Minggu Setelah Pulang ke Rumah, Pelaku Penderaan Kembali Memperlakukan MA Anak Pinkan Mambo Agar Menuruti Hasratnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN