Apes betul nasib Persib Bandung. Setelah kalah dan dipermalukan di kandang Persis Solo pada 8 Agustus kemarin, Maung Bandung kini terancam didenda puluhan juta akibat kartu kuning dan pelanggaran yang dibuat Bobotoh.
Persib kalah denga skor 2-1 saat bertandang ke Stadion Manahan tengah pekan ini. Akibat kekalahan itu, Persib harus terbuang ke dasar klasemen dan masuk zona degradasi.
Tak hanya itu, Persib juga terancam harus membayar denda akibat jumlah kartu kuning yang diterima para pemainnya dalam pertandingan tersebut.
Persib totalnya menerima 6 kartu kuning dalam pertandingan di Stadion Manahan. Dua kartu kuning untuk I Putu Gede Juni Antara dan masing-masing satu kartu kuning untuk Marc Klok, Rachmat Irianto, Edo Febriansah dan Dedi Kusnandar.
Jika merujuk pada denda yang diterima PSM Makassar saat melawan Persik Kediri, maka Persib bisa saja didenda lebih dari Rp 50 juta karena kartu kuning. Belum lagi jika mengingat Putu Gede yang menerima kartu merah karena akumulasi dua kartu kuning.
Selain itu, Persib juga berpotensi kenda denda karena para Bobotoh nekat datang ke Stadion Manahan untuk menyaksikan pertandingan. Tak hanya itu, sempat terjadi kericuhan antara penonton akibat kedatangan Bobotoh tersebut.
Sanksi lain yang diyakini akan diberikan pada Persib adalah akibat ulah dua orang pemain yang mengacungkan jari tengah ke arah penonton dan aksi Marc Klok yang melempar botol minum ke tribun penonton.
Vice President Operational PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, pada Rabu (9/8/2023) menyayangkan aksi Bobotoh di Stadion Manahan.
"Kita sangat menyayangkan terjadi kericuhan di stadion dalam pertandingan ini. Sebab berdasarkan regulasi PSSI, kedatangan suporter tamu di kandang lawan merupakan pelanggaran yang dapat dikenakan sanksi," kata dia.
Baca Juga: Persib Kalah di Kandang Persis Solo, Masuk Zona Degradasi
Manajemen Persib sebelumnya telah mengimbau pendukungnya untuk tidak datang ke Stadion Manahan Solo. Alhasil, kini Persib Bandung terancam dikenai sanksi denda akibat insiden tersebut.
"Saya harap semua suporter bisa mentaati aturan dan regulasi yang berlaku, pelanggaran atas aturan dan regulasi tersebut tentunya akan merugikan Persib,” lanjut Andang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 April 2026: Amankan Vini dan Saliba, Head to Head Terus Menang
-
Kronologi Balita Meninggal Ditabrak di Depan Masjid Agung Annur Pekanbaru
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan