Baju adat yang dikenakan Presiden Joko Widodo dalam upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara, Jakarta pada hari ini (17/8/2023) biasa dikenakan oleh Raja Pakubuwono dari Surakarta dan punya pesan atau perlambang khusus.
Analisis ini disampaikan oleh desainer terkemuka Anne Avantie. Ia mengatakan baju adat Jokowi, yakni Ageman Songkok Singkepan Ageng dari Surakarta melambangkan pemimpin yang welas asih.
“Bapak Negara kita adalah pemersatu Bangsa, baju adat yang beliau kenakan merupakan Ageman Songkok Singkepan Ageng, dari Surakarta, memberi pesan kesan pemimpin yang welas asih,” ujar Anne seperti dilansir dari Antara.
Welas Asih dapat diartikan sebagai kasih sayang atau rasa empati, sebagai suatu bentuk kepedulian seseorang dengan orang lain. Di mana menurut Anne, tergambarkan dari filosofi pakaian adat tersebut.
Wanita Indonesia pertama peraih penghargaan Barbie Role Model itu menjelaskan, Ageman Songkok Singkepan Ageng merupakan pakaian adat yang biasanya dikenakan oleh Raja Pakubuwono dari Surakarta yang memiliki kebiasaan dermawan kepada rakyatnya.
“Baju adat tersebut mempunyai makna yang mendalam, ada pesan yang sangat sarat dengan kepedulian yaitu di zamannya pakaian itu dikenakan oleh raja ketika keluar dari Keraton dengan kereta kuda untuk terjun langsung melihat keadaan rakyatnya,” jelas Anne.
“Juga sebagai rasa empati dan cintanya beliau membagikan uang dan makanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu desainer Ali Charisma, yang juga Presiden Direktur Indonesia Fashion Week 2012-2015, mengatakan Jokowi tampil begitu memukau dan berwibawa dengan busana adat Ageman Songkok Singkepan Ageng, dari Keraton Surakarta Hadiningrat.
“Di tengah-tengah tamu undangan yang memakai pakaian adat lain yang begitu gemerlap dan ramai, beliau tetap menonjol, bukan karena dia sebagai presiden, namun memang baju itu sangat cocok dan dia mengenakannya dengan sangat menjiwai dan percaya diri,” kata Ali.
Baca Juga: Putri Ariani Guncang Istana Merdeka dengan Lagu Rungkad, Bikin Iriana Jokowi Asyik Ikutan Joget
“Tidak ada celanya, sangat berwibawa dan luar biasa,” tambahnya.
Ali berharap Jokowi dan para tamu undangan lain dapat menginspirasi masyarakat untuk bisa melestarikan pakaian adat budaya Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian