Perseteruan antara Nikita Mirzani dan anak sulungnya, Laura Meizani alias Lolly terus memanas. Bahkan belum lama ini Lolly mengaku akun Instagram-ya dibajak untuk mengunggah foto Nikita.
"Aku cinta Nikita Mirzani 100 persen. To the moon and back," begitulah keterangan yang tertera di Instagram Story-nya, dikutip pada Jumat (18/8/2023).
Namun kemudian di Instagram Story berikutnya terkuak bila akun @1aurabd tersebut sudah dibajak oleh orang tak bertanggung jawab.
Perkara hack akun Instagram ini dibenarkan oleh Lolly di akun TikTok-nya. Dilihat di kolom komentar, Lolly mengaku sampai pusing dengan semua teror yang diterimanya.
"Makin ke sini makin pusing karena diteror. Enggak bisa banget ngelihat orang bahagia. Sampai akun di-hack segala," tutur Lolly.
Bukan hanya itu, lewat live TikTok-nya, remaja 16 tahun yang mengaku lebih memilih tinggal di Inggris tersebut tampak meluapkan amarahnya kepada Nikita.
"Karena kalau aku lihat makin ke sini makin kemana-mana, sumpah deh. Bukannya makin bener, tapi malah makin kemana-mana," ucap Lolly, dilihat di akun TikTok @videonya.viral.lagi.
"Karena apa? Karena di sini aku makin seneng dan dia nggak suka lihat aku seneng. Enggak bisa banget lihat orang seneng atau bahagia? Kenapa sih?" sambungnya.
Walau tak menyebutkan nama, tetapi publik ramai menduga Lolly sedang menyemprot Nikita yang memang terus mendorong agar anaknya pulang ke Indonesia.
Baca Juga: Lolly Curhat Hidupnya Tak Tenang Selama Tinggal Bareng Mami Eda: Diteror, Medsos Dihack!
"Kenapa sih? Harus banget nge-hack-hack akun kayak gitu, harus banget? Apaan sih maunya? Maunya apa sih," terang Lolly dengan nada yang seakan sudah pasrah menghadapi perbuatan ibunya.
Curhatan Lolly pun membuat warganet terbelah. Sebagian mendukung Lolly apalagi karena mempertimbangkan rekam jejak Nikita dalam bertingkah laku. Namun sebagian lain menegaskan bahwa Nikita tetaplah seorang ibu, seburuk apapun perbuatannya.
"Kita enggak tau apakah dia waktu sama emaknya tertekan mamanya asik dengan kehidupan sendiri.. kita liat aja jejak mamanya... dan loli sekarang dapat kasih sayang," komentar warganet.
"Sumpah loli hidup lo udah enak bangett, terjamin tinggal nurut aja gausah harus begini gila gue kalo jadi emak lo juga sakit hati," imbuh warganet lain.
"Maunya lu sekolah yang bener, Nurut sama ortu, bukan hidup bebas di negara orang," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan