Nikita Mirzani diserang balik Dewi Perssik usai mengomentari soal gaji pilot Rp 200 juta. Sang pedangdut bahkan menyebut Nikita sepi job.
Nikita Mirzani justru membalasnya dengan santai. Ia mengaku kalau saat ini justru selektif menerima pekerjaan karena sudah memiliki tiga anak.
"Kalau yang enggak punya anak sih santai, mau kerja dari pagi sampai tengah malam, enggak ada masalah," ujar Nikita Mirzani dalam siaran langsung yang diunggah kembali oleh akun TikTok angga_tok_ezt, dikutip Minggu (27/8/2023).
Perempuan yang akrab disapa Nyai itu kemudian bercerita soal masa lalunya, di mana ia rela bekerja dari pagi hingga tengah malam ketika masih punya satu anak.
"Kalau dulu gue masih punya anak satu, kerjanya masih kayak orang gila. Bangun pagi, syuting sampai tengah malam," lanjut dia.
Setelah memiliki tiga anak, Nikita Mirzani memutuskan untuk mengurangi pekerjaan.
"Sudah punya anak dua, sudah punya anak tiga, ya semuanya harus dikurang-kurangi. Kalau dijagain sama suster atau teteh di rumah tuh enggak 100 persen kitanya tenang," bebernya.
Mantan istri Antonio Dedola itu lalu kembali menegaskan kalau dirinya bukan sepi job, melainkan lebih selektif untuk menerima pekerjaan.
Bahkan saat ini dirinya mengklaim sudah memiliki tabungan yang cukup untuk biaya kehidupan anak-anaknya.
"Jadi kalau ada yang bilang sepi job, bukan sepi job ya, tapi lebih memilih job, dan tabungan sih cukup aja untuk anak-anak sampai kuliah, ada lah," tandasnya.
Jawaban Nikita Mirzani ini kemudian diapresiasi warganet. Banyak dari mereka yang menganggap kalau tanggapan ini elegan tetapi menyakitkan, mengingat Dewi Perssik sendiri belum memiliki anak.
"nyai santai banget ngomong nya, tp jleb2," kata salah satu warganet.
"jawaban yang bijak, kerennnn itumah kena sampay ulu hati bagi yang paham semangat nyaiiiii," timpal yang lain.
"NM jelas punya anak jd bagi waktu buat anak ma kerjaan," sebut lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur