/
Senin, 28 Agustus 2023 | 21:52 WIB
Ilustrasi Stadion Manahan Solo ((Instagram/Manahan.solo))

Federasi sepak bola dunia atau FIFA telah menemukan beberapa kekurangan dari Stadion Manahan Solo yang akan menjadi salah satu tempat perhelatan Piala Dunia U-17 pada November mendatang.

Pemkot Surakarta mengatakan kekurangan yang disorot FIFA dari Stadion Manahan adalah fasilitas pendukung, demikian dilansir dari Antara, Senin (28/8/2023). 

"Soal Stadion Manahan Solo tinggal fasilitas saja, kalau arena pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 tidak ada masalah dari FIFA," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta Rini Kusumandari, usai mendampingi kunjungan FIFA di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Rini menjelaskan, tim FIFA yang terdiri dari 15 orang berasal dari bidang manajemen, keamanan, pemasaran, dan media center serta informasi dan teknologi. Mereka menyampaikan secara garis besar saja, karena penjelasan rinci akan disampaikan melalui rapat khusus disertai dengan rekomendasi.

Pertama, FIFA menyoroti soal tribun railing di depan ruang VIP yang diminta untuk dipotong karena mengganggu pemandangan. Kedua, masih kurangnya sejumlah furniture dan perabotan. Khusus furniture, menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Surakarta, tetapi untuk yang fisik tanggung jawab dari Kementerian PUPR.

Selain itu, penambahan platfom kamera di tribun menjadi tugas Kementerian PUPR.

"Kami pemerintah kota menganggarkan furniture dan platfom kamera di ruang konferensi pers yang harus ada platfom kamera," katanya.

FIFA juga meminta agar ada dua security server, masing-masing terletak di Stadion Manahan dan dekat kantor Manahan. Server kantor dengan stadion juga diminta agar disatukan, sehingga dapat dipantau melalui pusat dan lebih efisien dan operasionalnya.

"Jadi petugas tidak hanya memantau saja, tetapi mereka bisa dimana fokus yang menjadi perhatian," katanya menjelaskan.

Baca Juga: Jakpro Perbaiki Rumput Stadion JIS, Tidak Gunakan Dana APBD Jakarta

Selain itu, FIFA juga menyoroti soal jumlah sumur di Stadion Manahan Solo  yang hanya memiliki satu unit. Padahal untuk mengisi tandon air ukuran 1.200 kubik diperlukan lebih dari satu sumur agar bisa terisi lebih cepat.

Sedangkan aspek arena pertandingan seperti rumput dan sebagainya sudah tidak ada masalah. FIFA akan kembali ke Solo pada September, dan meminta seluruh persiapan stadion harus sudah selesai seluruhnya.

Load More