Bareskrim Polri memutuskan menunda jadwal pemeriksaan Wulan Guritno terkait dugaan kasus promosi judi online.
Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid menyatakan kalau Wulan Guritno meminta pemeriksaan itu ditunda hingga minggu depan.
Adapun permintaan ini disampaikan ke polisi melalui pengacaranya.
"Barusan terkonfirmasi, ada permohonan penundaan pemeriksaan dari lawyer WG," kata Adi Vivid, dikutip dari Suara.com, Kamis (7/9/2023).
Kendati begitu Adi Vivid memastikan kalau pihak kepolisian bakal memanggil ulang Wulan Guritno untuk diperiksa soal dugaan promosi aplikasi judi online tersebut.
"Dijadwalkan ulang jadi pekan depan," tandasnya.
Sebelumnya, Bareskrim Polri mengumumkan rencana pemanggilan Wulan Guritno atas tindakan mempromosikan judi online di 2020. Penyidik ingin meminta klarifikasi dari mantan istri Adilla Dimitri itu.
Penyidik Bareskrim Polri masih melakukan pendalaman materi terkait aksi sejumlah publik figur mempromosikan judi online, termasuk Wulan Guritno.
Sementara itu Manajemen Wulan Guritno, Bucie Lee menjelaskan kalau kliennya sama sekali tidak mengetahui apabila konten yang diunggah di Instagram Stories di tahun 2020 itu berkaitan dengan judi online.
Baca Juga: Logo Baru Pos IND Logistik, Dirgahayu Pos Indonesia ke-277
Menurutnya, Wulan Guritno menganggap kalau konten yang dia promosikan adalah game online. Ia juga tak merasa curiga karena banyak artis yang mengunggah konten serupa.
"Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online yang dipromosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," kata Bucie Lee kepada wartawan, dikutip Senin (4/9/2023).
Bucie Lee mengaku heran karena konten yang dibuat tiga tahun lalu itu justru kembali viral.
Ia juga tidak mengetahui siapa orang yang menyebarkan konten itu sehingga menarik perhatian masyarakat.
"Mengapa persoalan ini kembali mencuat ya? Siapa yang menyebarkan konten itu sehingga sekarang menjadi perhatian orang lagi?" imbuhnya.
Bucie Lee menjelaskan kalau Wulan Guritno kini merasa terpojok berkat kasus tersebut.
“Mba Wulan juga kaget dan merasa dipojokkan dengan pemberitaan saat ini karena konten tersebut sudah lama itu dibuat tahun 2020. Kok sekarang mencuat kembali,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif