Kebiasaan menonton bokep diam-diam tanpa sepengetahuan pasangan sering kali jadi masalah dalam hubungan. Ini memicu pertanyaan, apakah nonton bokep termasuk selingkuh?
Terapis pernikahan berlisensi dan terapis seks bersertifikat, Shadeen Francis, LMFT, CST, mengatakan jika setiap pasangan memiliki pandangan berbeda terkait hal tersebut.
Menurut dia, jika pasangan sepakat untuk tidak menonton bokep diam-diam, maka pasangan yang melanggarnya bisa dinilai sudah berselingkuh.
“Jika kedua belah pihak sepakat untuk tidak menonton film porno dan salah satu orang melakukannya secara diam-diam, maka dalam keadaan itu, ya, itu bisa dianggap selingkuh,” jelasnya seperti dikutip Mind Body Green.
Tetapi menurut dia, menonton film porno bukanlah suatu perselingkuhan. Pengkhianatan terjadi ketika seseorang dengan sadar melewati batas yang telah mereka sepakati untuk tidak dilewati dalam hubungan.
Tentu saja, banyak pasangan tidak pernah secara terbuka membahas pornografi sebelum menjalin hubungan dan kurangnya transparansi ini juga dapat menimbulkan perasaan terluka.
Efek negatif bokep
Terapis pernikahan berlisensi dan seks dari asosiasi terapis dan pendamping pendidikan seks Amerika Serikat (AASECT) Holly Richmond mengatakan bokep bisa punya efek negatif pada hubungan.
“Ya, menonton film porno bisa berdampak negatif pada suatu hubungan, tapi sering kali hal itu bukan karena selingkuh. Tapi karena pasangan belum membicarakan alasan mereka ingin atau tidak ingin menonton film porno dan apa arti pornografi bagi mereka," jelas Richmond.
Baca Juga: Ingin Lepas dari Kecanduan Film Bokep, Ini Tips Saat Pilih Terapis
"Film porno itu sendiri bukanlah risiko bagi hubungan; tidak membicarakannya yang berbahaya," ungkapnya lagi.
Salah satu kekhawatiran paling umum tentang bokep dalam hubungan adalah orang tersebut menonton film porno karena tidak puas dengan kehidupan seksnya dengan pasangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara