Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tengah sangat disorot publik setelah guyonannya di Pembukaan Orientasi PPPK di Surabaya pada Rabu (13/9/2023) diduga menyinggung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Dikutip dari Suara.com, saat itu Gus Yaqut menyebut memilih Amin sebagai perbuatan bid'ah. Padahal diketahui pula singkatan pasangan Anies dan Cak Imin adalah Amin.
"Kalau ada yang masih milih itu (Amin), bid'ah," ujar Gus Yaqut.
Gus Yaqut sendiri mengaku melontarkan "bid'ah memilih Amin" sebagai bentuk candaan kepada salah satu pejabat Kemenag bernama Suyitno.
"Setahu saya, namanya Suyitno, enggak ada Amin-nya. Nah, saya bilang ini kok aneh ada Amin. (Tapi) karena lagi ramai-ramai pilpres, kemudian begitu. Enggak ada konteks apa-apa. Jadi, konteksnya bercanda," ucap Gus Yaqut di Kantor KPU, Jumat (15/9/2023).
Namun kelakarnya ini masih menjadi perbincangan publik, apalagi karena Gus Yaqut ternyata seorang kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang notabene diketuai Cak Imin. Lantas seperti apakah profil Gus Yaqut selengkapnya?
Biodata Yaqut Cholil Qoumas
KH Yaqut Cholil Qoumas lahir di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah pada 4 Januari 1975. Sejak 23 Desember 2020, Gus Yaqut mendapat amanah sebagai Menteri Agama.
Sosoknya sangat akrab dengan salah satu organisasi Islam besar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama. Pasalnya Gus Yaqut merupakan putra dari salah satu pendiri PKB, KH M Cholil Bisri sekaligus adik kandung dari Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.
Baca Juga: Tak Merasa Bersalah 'Depak' AHY, Anies Baswedan Puji Cak Imin Juru Selamat Koalisi Perubahan
Gus Yaqut juga merupakan keponakan dari pendakwah kondang KH Ahmad Mustofa Bisri atau lebih akrab disapa Gus Mus.
Gus Yaqut kemudian mengikuti jejak keluarganya berkarier di bidang politik, diawali dengan menjadi Ketua DPC PKB Kabupaten Rembang periode 2001-2014.
Gus Yaqut lantas menjabat sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Rembang periode 2004-2005 dan maju sebagai Wakil Bupati Rembang periode 2005-2010.
Gus Yaqut juga merupakan seorang Ketua Umum GP Ansor sejak tahun 2016 hingga kini masuk dalam lingkar pemerintahan pusat dengan menjadi salah satu menteri Presiden Joko Widodo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya