Bakal calon presiden (Bacapres) dari koalisi perubahan, Anies Baswedan mengklaim bila Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo menolak undangan debat dari BEM Universitas Indonesia (UI).
Dikabarkan ada dua Bacapres yang menolak undangan BEM UI untuk menghadiri acara debat.
Informasi itu dibongkar langsung oleh Anies Baswedan, ia menyebut bahwa BEM UI menjelaskan alasan pembatalan lantaran peserta undangan tidak lengkap.
"Teman-teman (BEM UI) mengabarkan bahwa tidak jadi dilaksanakan," ujar Anies Baswedan, dikutip dari kanal YouTube FREEDOM TV INDONESIA, Minggu (17/9/2023).
Anies menjelaskan bahwa kedua Bacapres menolak hadir undangan tersebut berdasarkan informasi yang ia terima dari BEM UI.
"Dan penjelasan yang saya terima ya seperti disampaikan mereka, bahwa satu mengkonfirmasi tapi dua tidak bisa hadir," ungkap Anies.
Sebagaimana diketahui kedua Bacapres selain Anies ialah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Beda dengan Ganjar dan Prabowo, Anies justru menegaskan bila dirinya siap hadir apabila acara debat tersebut jadi dilaksanakan.
"Kalo saya, saya sampaikan secara prinsip bersedia hadir," tegasnya.
Baca Juga: Perlakuan Manis Ardi Bakrie ke Mikhayla yang Sakit, Netizen: Wajarlah
Anies menyampaikan bahwa dirinya memandang menghadiri undangan BEM UI merupakan kewajiban Bacapres untuk menyampaikan penjelasan kepada publik.
"Ini kan sebuah proses tanggung jawab dari kita yang dicalonkan, untuk menjelaskan kepada publik, apa yang akan dikerjakan? Apa yang telah dikerjakan?," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?