/
Senin, 18 September 2023 | 11:36 WIB
Pertemuan SBY dan KIM (Istimewa)

Kedatangan dua petinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke kediaman Prabowo Subianto Minggu (17/9/2023) disebut jadi sinyal kuat dukungan untuk Prabowo. 

Bahkan dalam pidatonya, SBY mengaku siap 'turun gunung' untuk memenangakan Prabowo. 

Kini mepet ke Gerindra dan koalisinya, Demokrat khususnya ketua umumnya AHY malah disebut lebih menguntungkan jika berkoalisi dengan PDIP

"Menurut saya lebih bagus ke Ganjar, ini irisan elektoralnya enggak ada. Kemudian hubungan baik mas AHY dan mbak Puan lebih buat mas AHY kinclong," kata analis komunikasi politik, Hedri Satrio.

"Dibandingkan Demokrat masuk ke Prabowo ya maaf itu kalau lihat lagi fotonya mas AHY di belakang para jenderal kan?" tandasnya. 

Partai Demokrat secara resmi telah menyatakan dukungan untuk Prabowo Subianto. Bahkan, Koalisi Indonesia Maju (KIM) sampai membuat pertemuan khsusus dalam rangka menyambut bergabungnya Demokrat.

Diketahui bahwa diadakan acara penyambutan Demokrat di kediaman Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9/2023). Prabowo mengumpulkan para ketua umum partai pendukung di rumahnya di mana SBY juga datang dengan Jenderal Wiranto dan Agum Gumelar. 

Waketum PAN Viva Yoga mengatakan, alasan mengapa Demokrat pada akhirnya mendukung Prabowo. Kata dia, alasan itu dikatakan langsung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Pak SBY menyatakan bahwa ke Pak Prabowo nyaman, sama-sama sebagai saudara dari keluarga besar di Tidar, dan selama ini pernah menyatakan dukungan dan bekerja sama di Pilpres sebelumnya," kata Viva di Hambalang, Minggu (17/8/2023).

Baca Juga: 6 Virus Paling Mematikan di Dunia, Mulai dari Ebola hingga Hantavirus

Load More