Prabowo Subianto menyarankan masyarakat untuk menerima uang dari Pemilu. Hal ini dinyatakan Prabowo dalam perbincangannya di Mata Najwa yang berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada.
Prabowo menegaskan bahwa dia tak membernarkan politik uang, namun kenyataan masih adanya politik uang membuatnya menyarankan masyarakat untuk menerima 'sogokan' dana tersebut.
"Maksud saya tidak boleh ada politik uang tapi kenyataanya kan orang yang menghalalkan segala cara akan melakukan," kata Prabowo Subianto.
"Kita harus mendidik rakyat untuk tidak terpengaruh kalau dia mau bagi-bagi ornag ya terima saja, jangan ikuti. Nanti akan patah sendiri lama-lama enggak mau bagi, pendidikan politik," imbuhnya.
Lebih lanjut Prabowo menyebutkan bahwa dirinya menegaskan banyak masyarakat Indonesia dalam kesulitan ekonomi.
"Sebaiknya jangan diterima tapi banyak rakyat kita sangat sulit hidupnya, yang penting jangan terpengaruh [untuk memilih]," ujar Ketua Umum Gerindra itu.
"Maksudnya beri uang membeli dukungan itu sama menyogok, dikasih uang mau tapi tidak mau mengikuti," imbuhnya lagi.
Sebelumnya Prabowo Subianto juga menyampaikan hal sama saat menghadiri acara Milad 11 Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta, pimpinan Miftah Maulana Habiburahman atau Gus Miftah, Jumat (8/9/2023).
Bahkan, Prabowo secara terang-terangan mengatakan, apabila terdapat parpol yang membagikan uang maka masyarakat boleh menerima. Sebab uang tersebut merupakan uang dari rakyat sendiri.
Baca Juga: Lanjutkan Tradisi Kemenangan,Timnas Indonesia Kuasai Puncak Klasemen Grup F
"Yang mau bagi-bagi uang, terima saja, itu juga uang dari rakyat. Kalau dibagi terima saja, tapi ikuti hatimu. Pilih yang kau yakin di hatimu akan berbuat terbaik untuk bangsa rakyat, dan negara," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting