Nama Bernardino Moningka Vega kini menjadi sorotan publik setelah kisah salah satu nasabah pengguna AdaKami tewas karena bunuh diri. Sebagai bos AdaKami, banyak orang yang mulai mencari profil Bernardino Moningka Vega untuk mengetahui sosoknya.
Menurut cerita yang tersebar di media sosial, korban merupakan salah satu nasabah pinjol AdaKami yang meminjam dana sebesar Rp 9,4 juta. Namun, korban diminta untuk mengembalikan dana hingga Rp 19 juta.
Ini dikarenakan bunga yang dikenakan hampir 100 persen, berbeda dari iklan AdaKami yang menjanjikan bunga rendah. Karena tak dapat melunasi nominal tersebut, korban akhirnya diteror secara agresif oleh DC AdaKami yang mengakibatkan dirinya dipecat dari kantor.
Karena tekanan dari DC AdaKami dinilai di luar batas, korban akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Oleh karena itu, tak sedikit warganet yang kini mencari berita terkait AdaKami, termasuk siapa CEO di baliknya. Lantas, seperti apa sosok Bernardino Moningka Vega sebagai bos AdaKami?
1. Profil Bernardino Moningka Vega
Menjabat sebagai Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega memiliki latar pendidikan yang tak main-main.
Dilansir dari laman LinkedIn miliknya, Bernardino Moningka Vega mengambil jurusan Teknik Sipil di University of Southers California pada 1984 dan lulus dengan gelar S1.
Setelah itu, Bernardino Moningka Vega melanjutkan studi S2 di Providence College Amerika Serikat dengan mengambil jurusan Business Administration.
Baca Juga: Wajah Aaliyah Massaid Tanpa Filter Terungkap, Warganet: Ternyata Nggak Semulus di Kamera
AdaKami sendiri berdiri di bawah PT Pembiayaan Digital Indonesia, di mana Bernardino Moningka Vega menjabat sebagai Presiden Direktur PT Pembiayaan Digital Indonesia sejak 2018.
Tak hanya itu, Bernardino Moningka Vega juga sudah memegang jabatan direksi sejak 1982 di berbagai perusahaan terkemuka.
2. Karier Bernardino Moningka Vega
Selain menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Pembiayaan Digital Indonesia, Bernardino Moningka Vega juga menjabat sebagai Presiden Direktur di PT Pembangkit Energi Mandiri sejak 2015 hingga saat ini dan Komisaris Independen di PT Era Graharealty Tbk sejak 2019 hingga sekarang.
Tak hanya itu, Bernardino Moningka Vega pun pernah menjadi Direktur di PT Korpindo Konsultasi pada 2007 hingga 2015 serta Ketua Urusan Asia dan Pasifik di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) pada tahun yang sama.
Setelah kasus nasabah AdaKami yang bunuh diri viral, sejumlah warganet berbondong-bondong melaporkan layanan pinjaman online itu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Terpopuler: Fakta Tragis Kecelakaan Moge Bos Rokok HS, 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti
-
Siap-siap Timnas Indonesia! AFC Resmi Rilis Jadwal Lengkap Piala Asia 2027
-
5 Rekomendasi Mobil Keluarga yang Murah tapi Bukan Calya dan Sigra: Ada Mazda 80 Jutaan 3 Baris!
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
Terpopuler: Profil Bos Rokok HS Kecelakaan Bersama Istri, Lokasi ATM Uang Rp20 Ribu di Jakarta
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Novel Good Girl, Bad Blood, Pencarian Orang Hilang dalam Podcast Kriminal
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru