Salah satu layanan pinjol, AdaKami yang terdaftar di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini menjadi sorotan publik karena munculnya kisah keluarga pengguna yang memutuskan bunuh diri karena terlilit pinjol dengan nilai bunga tak masuk akal.
Namun setelah ditelusuri, rupanya bos GOTO Patrick Walujo merupakan investor dari AdaKami. Hal ini dibeberkan oleh pemilik akun X (dulunya Twitter) @PartaiSocmed.
"Perusahaan investasi Northstar di bawah Patrick Walujo adalah investor AdaKami yang sekaligus bos GOTO. Suatu kebetulan saja mungkin..." tulis pemilik akun tersebut.
Unggahan tersebut memunculkan dugaan bahwa Patrick Walujo terlibat dalam praktik kontroversial yang dilakukan oleh AdaKami.
Sebagaimana yang diketahui dari kisah yang tersebar di media sosial, pihak AdaKami disebut melakukan cara penagihan di luar batas. Bahkan beberapa peminjam melaporkan AdaKami menggunakan cara penagihan yang agresif dan mendekati tindakan penipuan.
Dalam kasus bunuh diri yang terjadi pada salah satu pengguna adalah dikirimi oder fiktif melalui layanan GoFood.
Akun X Partai Socmed sendiri juga berusaha menghubungi OJK untuk melaporkan hal tersebut.
"Hallo @ojkindonesia. Kami dapat banyak sekali pengaduan tentang pinjol @adakamiofficial yang dipimpin oleh Bernardino Moningka Vega. Baik berupa praktek bunga terselubung hingga mendekati 100 persen, hingga cara-cara penagihan meneror ke kantor dan serangan order GoFood palsu," tambah pemilik akun tersebut.
Saat ditelusuri, FinVolution dan Patrick Walujo adalah pihak berperangruh di balik AdaKami. Data pada 2021, dilaporkan bahwa FinVolution memiliki 80 persen saham, sedangkan Patrick Walujo melalui PT Paraduta Satya Wahana memiliki 20 persen.
Baca Juga: Profesinya Diejek Ganjar Pranowo, Najwa Shihab: Jurnalis Pekerjaan Membanggakan Lho Mas
Didirikan pada Juni 2018, AdaKami terdaftar dan diawasi oleh OJK pada Desember 2018. Setahun setelahnya, AdaKami tercatat memiliki izin resmi dan diawasi otoritas.
Banyak pihak menyayangkan tindakan yang dilakukan AdaKami hingga memakan korban jiwa. Sejumlah warganet pun menyatakan bahwa bunga yang dibebankan sebesar 100 persen dari pinjaman, padahal itu berbanding terbalik dengan iklan yang ditampilkan AdaKami.
Tak hanya itu, salah satu warganet juga menyinggung munculnya program GoPay Pinjam pada awal September 2023 yang kemungkinan juga terkait dengan AdaKami, mengingat Patrick Walujo merupakan bos GOTO.
"Wah, masih satu circle ternyata. Dan kebetulan juga GoPay Paylater baru aja berubah bulan lalu dan ada layanan pinjol juga," tulis akun @ex*_**********
"Bisa gitu ya kebetulannya," komentar @ra***********
"Pantesan notif Gojek suruh ngaktifin GoPay Paylater terus. Ternyata emang bos GOTOnya aja kayak gitu," tambah @ri********
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman