Dia Arek Suroboyo yang bikin keseruan cetak gol setelah Ramai Rumakiek berjaya membawa Timnas Indonesia unggul atas Kirgistan.
Dalam laga pembuka sepak bola putra Grup F Asian Games 2022 di Tiongkok, nama Hugo Samir dielu-elukan. Ia berhasil membukukan kemenangan Timnas Indonesia 2-0 atas Kirgistan dalam extra time 90+2 setelah rekannya, Ramai Rumakiek menghasilkan gol di menit ke-56.
Melongok siapa Hugo Samir, di belakangnya ada nama besar Papi Jacko, atau lengkapnya Jacksen Ferreira Tiago alias JFT. Pemain dan pelatih sepak bola legendaris Persebaya Surabaya yang berdarah Brasil.
Ia sendiri adalah sulung dari dua bersaudara, adik lelakinya bernama Diego Tiago, sedang ibunya berasal dari Surabaya. Masa kecilnya tak pelak lekat dengan keseharian Arek Suroboyo, juga menjelajah Indonesia Timur, tepatnya Papua di mana sang ayah menjadi pelatih sepak bola di Mimika.
Berpotret bersama keluarga kecilnya dalam sebuah kesempatan santai, Hugo Samir membawa karton kecil bertuliskan kocak, "Ganteng dari lahir", sedangkan Diego membawa tulisan "Bestie".
Reaksi sang ayah, Papi Jacko begitu putra sulungnya melahirkan gol saat perpanjangan waktu adalah mengunggah sederet potret kegemaran Hugo Samir akan bola sejak masih kanak-kanak.
Lahir dari bapak pemain sepak bola, apalagi berdarah Brasil dengan kredo orang Brasil bila tidak menjadi pemain sepak bola adalah pembalap, utamanya Formula 1 (F1), maka Hugo kecil pun mengikuti jejak sang bapak: jadi pemain sepak bola.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Hugo Samir mengawali perjalanan sebagai pesepak bola ibu kota Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Ia bergabung ke akademi Persebaya pada 2018. Kemudian karier pro setelah akademi ASIOP pada 2019, adalah Barito Putera U-16 pada 2020, dan Bhayangkara FC U-18 pada 2021.
Dalam laga tingkat junior, pada November 2021 Hugo Samir menerima hukuman dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) karena menendang staf wasit saat pertandingan Bhayangkara FC U-18 vs Persebaya U-18 dalam kejuaraan Elite Pro Academy Liga 1 U-18 (28/10/2021).
Ganjarannya adalah dilarang bermain dan masuk lapangan selama 12 bulan ditambah wajib membayar denda Rp 5 juta.
Lepas masa hukuman etik ini, Hugo Samir bergabung dengan Persis U-20, dilanjutkan Borneo FC yang masuk Liga 1 2023/24.
Berikut profil dan biodata Hugo Samir
Nama lengkap: Hugo Samir Tiago
Lahir: Surabaya, 25 Januari 2005
Ayah: Jacksen Ferreira Tiago
Adik: Diego Tiago
Postur: 177 cm
Posisi: winger (kanan)
Klub sekarang: Borneo Samarinda (pinjaman Persis Solo)
Karier
Junior
Persebaya Surabaya 2017–2018
ASIOP 2018–2019
Barito Putera 2019–2020
Bhayangkara 2020–2021
Persis Solo 2021–2022
Senior
Persis Solo (2023–...)
Borneo Samarinda (pinjaman)
Tugas Kenegaraan
Timnas Indonesia U-20 (2023 -...)
Timnas Indonesia U-23 (2023 -...)
Berita Terkait
-
Datang dari Timur Nusantara, Ini Profil dan Biodata Ramai Rumakiek Sang Pencetak Gol Perdana Timnas Indonesia di Asian Games 2022 Tiongkok
-
Timnas Indonesia Cetak Sejarah Tembus Final Piala Asia U-23 2024, Bagaimana Suplai Pemain karena Jadwal Tanding Tabrakan Liga 1?
-
Presiden RI Resmi Bentuk Panitia Nasional Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023, Semoga Acara FIFA Mulus dan Kita Bisa Jadi Host Lagi
-
PSSI-FIFA Bakal Groundbreaking Training Centre Rp 10 M, Indonesia Bikin Pembenahan Sepak Bola Menyeluruh
-
Hugo Samir Cetak Gol, Ini Profil dan Biodata Jacksen F. Tiago Ayahnya yang Lahir di Negara Pesepakbola serta Pembalap F1
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan