Istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, menceritakan bahwa dirinya dan sang suami tak pernah memberikan privilege kepada putra semata wayangnya, Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Kendati sang suami pernah menjabat sebagai anggota DPR dan gubernur Jawa Tengah, Atikoh membeberkan bahwa dirinya melarang sopir membukakan pintu untuk Alam. Bahkan, sejak kecil ia juga meminta agar putranya membawa tas maupun barang bawaan sendiri.
"Di Jawa Tengah saya sudah bilang ke driver-nya, 'Tolong ya Pak jangan pernah bukain pintu Alam. Perlakukan Alam seperti anaknya atau cucunya', bawa tas sendiri," tutur Atikoh saat menjadi bintang tamu di Program ROSI, dikutip dari tayangan kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (22/9/2023).
Bukan tanpa sebab, Atikoh melakukan hal tersebut karena tak ingin anaknya memiliki pemikiran bahwa semua hal bisa didapat secara instan. Ia ingin Alam mengerti setiap proses dari segala hal yang dilaluinya.
"Dia itu anak tunggal, dia ayahnya gubernur. Kadang orang tua itu tidak sadar mereka memberikan racun dengan cara memanjakan. Kalau semua difasilitas, semua dipermudah, anaknya nanti tidak berkembang. Nanti dia menganggap suatu itu bisa instan, padahal kan proses itu kan yang paling penting," ujar Atikoh.
Atikoh juga menceritakan, berkat dirinya tak pernah memberikan privilege anak pejabat kepada putra semata wayangnya, Alam menjadi sosok anak yang sangat hemat dan tak suka foya-foya.
"Dia ini sangat low maintenance, low cost. Enggak pernah jajan, tas sampai emaknya itu, 'Kamu tasnya itu dari SD sampai SMA belum ganti', saya gitu, 'Masih bisa dipakai Bunda'. Jadi ya ketika membeli sesuatu itu bukan karena keinginan tapi kebutuhan," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan