Putra semata wayang Ganjar Pranowo, yakni Alam Ganjar dikenal memiliki prestasi akademik yang cemerlang. Alam pernah menjadi salah satu di antara lima anak yang mendapatkan medali emas saat mengikuti lomba sains tingkat internasional di Korea Selatan pada 2015 lalu.
Prestasi Alam rupanya tak lepas dari peran sang ibu, Siti Atikoh yang dengan telaten selalu menemani putranya belajar. Atikoh bahkan sering membuat soal untuk anaknya belajar di rumah.
"Ibu waktu masih di Jakarta, saya kan SD itu kita rumah di Cibubur ibu kantor di Gunung Sahari. Ibu berangkat jam setengah 5 pulang jam 9 malam, setelah pulang ibu masih ngajarin saya buat belajar, bikin soal latihan," ujar Alam Ganjar dalam perbincangan di Rosi, Kompas TV.
"Ibu yang bikin soal buat saya ujian," imbuhnya.
Kendati demikian, Alam mengaku bahwa dia jarang belajar dengan sang ayah. Pasalnya nilainya selalu anjlok ketika dirinya belajar bersama ayahnya sendiri.
"Cuman beda enggak pernah belajar sama ayah, sekalinya belajar sama ayah nilainya jelek," canda Alam.
Diketahui di bangku SMP, Alam mengikuti lomba bernama The 6th Asean+3 Teacher Workshop & Student Science Camp di Changwon City itu digelar pada tanggal 11-18 Januari 2015.
Alam yang kala itu duduk di kelas VII SMPN 2 Semarang itu mengusung konsep rumah ramah lingkungan dan hemat energi sesuai tema lomba The Green, Smart Home.
Peserta lomba dari berbagai negara dikelompokkan serta dibentuk tim dari negara berbeda. Alam sendiri satu tim dengan siswa Vietnam, Thailand, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Korea.
Baca Juga: Duh! Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Tengah Tertinggi Berada di Wilayah Polres Grobogan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027