/
Sabtu, 23 September 2023 | 14:19 WIB
Bambang Pamungkas (20) ([AFP/Bay Ismoyo])


Proses dalam berprestasi dan cara apresiasi kepada orang lain perlu dipertimbangkan seperti disebutkan Bambang Pamungkas alias Bepe.


Keberhasilan Coach Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia memperoleh prestasi bisa dicatat. Antara lain melejitkan ranking Indonesia di urutan negara-negara peserta Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA. Dari urutan 177 menjadi 151.

Kemudian bisa membawa Timnas Indonesia perdana, lolos ke Piala Asia U-23 2024. Sebuah pencapaian seru, mengingat Indonesia menunggu 18 tahun sejak gelaran dimulai pada 2013. Selain itu masih ada keberhasilan merebut medali perunggu di SEA Games 2021, serta runner-up Piala AFF 2020.

Meminjam kalimat Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI, Erick Thohir, sepak bola adalah sebuah proses, tidak bisa instan. Demikian pula pernyataan bola itu bundar, semua bisa terjadi di lapangan.

Demikian pula pada Coach Shin, demikian ia disapa. Memang Timnas Indonesia terus berproses dan terus menuju ke titik target sebagai juara. Namun di sisi lain, apa yang telah dikerjakan Coach Shin Tae-yong selalu terasa kurang. Ini bisa ditangkap dari pendapat beberapa komentator bola Tanah Air.

Bukan anti-kritik. Semua pandangan, saran, unek-unek bahkan, bila bertujuan memberikan dukungan atau support pasti menjadi pemicu bersifat positif. Akan tetapi pembahasan berulang-ulang tentang pencapaian belum maksimal malahan membuat bosan karena yang mendengarkan tidak merasa mendapatkan asupan atau pembelajaran, bahkan pemahaman lebih dalam.

Karena itu, pendapat legenda sepak bola Bambang Pamungkas bisa dipinjam untuk wacana, bagaimana mesti bersikap, mengkritisi, bahkan memahami kinerja seorang pelatih sepak bola. Melihat sebagai keseluruhan pencapaian dan tidak menilai di satu sisi saja.

Marselino Ferdinan saat kena jewer Coach Shin Tae-yong (sumber: (Instagram/@pssi))


Dikutip dari Moots, salah satu mitra Suara.com, Bambang Pamungkas memberikan pernyataan mendalam tentang cara menghargai seorang pelatih sepak bola.

"Bagi saya, mau itu lokal, mau itu asing, atau bahkan dari planet lain sekali pun, selama dia membawa nama bangsa dan negara Indonesia, dan berhasil mengharumkannya dengan prestasi, maka wajib hukumnya kita memberikan dukungan dan apresiasi," papar Bambang Pamungkas, mantan pemain Timnas Indonesia dalam sebuah video di Instagram yang diunggah akun bernama @bangga.garuda.


Menurut mantan pemain pro untuk Persija Jakarta itu, siapa pun sosok yang mendidik, dan siapa pun bermain dan membawa nama Skuad Garuda ke arah yang lebik baik harus didukung.

Karena siapapun yang berperan memajukan sepak bola Indonesia pastilah cinta bola serta ingin berbuat lebih bagi negeri kita.

Pernyataan Bambang Pamungkas ini juga mendapat dukungan penuh para pemirsa. Dituliskan di kolom komentar bahwa Bambang Pamungkas adalah sosok legenda bola yang bijak.

Load More