Ini sederet fakta tentang sepak bola di negeri Kim Jong-un, salah satunya kredonya: wajib menang.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Korea Utara di pertandingan Grup F Asian Games 2022. Menilik situasi genting Indonesia yang menang 2-0 atas Kirgistan akan tetapi kandas 0-1 dari Taiwan, maka strategi ampuh adalah mesti menang.
Bicara soal kemenangan sendiri, selain skill dan tenaga, tentunya perlu nyali. Juga mengingat kembali ujaran Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir yang menyebutkan bahwa bola itu bundar, semua bisa saja terjadi.
Bagaimanakah soal kepopuleran sepak bola di Negeri Kim Jong-un, yang sedikit banyak bakal tercermin dari permainan Timnas Korea Utara pada Minggu (24/9/2023) sehingga--harapannya--bisa diantisipasi para pemain Timnas Indonesia?
Dikutip dari berbagai sumber dan dikreasikan ulang oleh Metro Suara.com, berikut lima fakta tentang sepak bola dan olah raga di Korea Utara untuk melihat semangat juang mereka:
* Bagaimana bagan alur atau kepengurusan sepak bola di Korea Utara?
Sepak bola Korea Utara berada di bawah naungan North Korea (DPR) Football Association (KFA), yang didirikan pada 1945. Meskipun sepak bola adalah olah raga paling populer di negara ini, kerahasiaan negara membuat sulit untuk menentukan secara akurat hal-hal seperti kehadiran dan popularitas untuk pertandingan klub.
Atau dengan kata lain, kekuatan klub-klub sepak bola Korea Utara susah diintip musuh atau penyuka bola di luar negara ini.
* Apakah sepak bola menjadi olah raga favorit di Negeri Kim Jong-un?
Ya, sepak bola adalah olah raga paling populer di Korea Utara, meski soal antusiasme penontonnya tidak bisa disamakan dengan negara-negara Eropa dan Amerika Selatan.
Setidaknya, sepak bola menjadi tontonan masyarakat Korea Utara via televisi, dan masyarakat juga ke stadion untuk nonton tim-tim lokal. Klub bola juga mendapatkan apresiasi umum.
* Sejak kapan Korea Utara menjadi bagian FIFA?
Debut Korea Utara dan Piala Dunia dimulai 1966. Sedangkan asosiasi sepak bola didirikan pada 1945. Asosiasi ini menjadi anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sejak tahun pertama asosiasi berdiri, yaitu 1954, dan telah berafiliasi dengan FIFA sejak 1958.
* Atlet Korea Utara memiliki prestasi di cabor (cabang olah raga) apa saja?
Ya, Korea Utara meraih medali di setiap Olimpiade Musim Panas yang diikuti. Salah satu kredo yang ditanamkan kepada atlet: berjuang dan wajib menang. Jadi, selain menguasai berbagai nomor yang dipertandingkan di Olimpiade Musim Panas, atlet Korea Utara juga berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin, pertama kali berkompetisi di Olimpiade Musim Dingin 1964 di Innsbruck, Austria.
* Adakah olah raga tradisional Korea Utara yang mendasari kehidupan warga?
Taekwondo. Sejak zaman dahulu, orang Korea berlatih Taekwondo sebagai persiapan wajib perang. Seiring berjalannya waktu, Taekwondo lambat laun menjadi olah raga rakyat. Pada 1971 ditetapkan sebagai olah raga nasional Korea.
Sehingga jangan heran bila dari keandalan melakukan olah raga ini, kegesitan serta kebugaran seseorang bisa dijaga.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Sebut Taiwan Main Defensif, Timnas Indonesia Akan Gunakan Strategi Ini Lawan Korea Utara Demi Kejar Selisih Gol Asian Games 2022
-
IKN Nusantara Dilengkapi NTC, Sepak Bola Indonesia Tiba di Babak Baru
-
Sambutan Presiden RI dalam Groundbreaking National Training Centre IKN Nusantara: Timnas Indonesia Tidak Lagi Pindah-Pindah Latihan Sepak Bola
-
Lawan Korea Utara Bakal Jadi Pertarungan Hidup dan Mati, Ini Profil dan Biodata Indra Sjafri Pelatih Timnas U-24 di Asian Games 2022
-
Kunjungan Kerja Hari Kedua di IKN Nusantara, Presiden RI Letakkan Batu Pertama Pembangunan TC Timnas Indonesia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'