Yuki Kato menjadi salah satu artis yang diperiksa polisi soal dugaan kasus promosi judi online.
Sebelum Yuki Kato, ada pula Wulan Guritno yang sudah diperiksa Bareskrim Polri beberapa waktu lalu.
Diketahui Yuki Kato diam-diam diperiksa polisi pada Sabtu (23/9/2023) kemarin. Dia diperiksa selama empat jam dan dicecar 23 pertanyaan dari penyidik.
Di tengah kasus itu, Yuki Kato tampak menghadiri konser Pestapora yang digelar akhir pekan kemarin.
Lewat video yang diunggah akun TikTok @eventoriview, Yuki Kato terlihat asyik joget di konser Duo Maia yang tampil sekitar pukul 21.00.
Yuki Kato sesekali juga berinteraksi dengan penonton saat Duo Maia menyanyi lagu Teman Tapi Mesra yang digawangi Maia Estianty dan Mey Chan.
"Kapan lagi bisa konseran bareng Yuki Kato
Sontak unggahan ini ramai dikomentari warganet. Banyak dari mereka yang memuji kalau Yuki Kato memang orang yang asyik.
Tetapi ada juga yang menyinggung soal berita Yuki Kato diperiksa polisi soal dugaan kasus promosi judi online.
"yuki kato seasyik itu.cwek2 suka nton konser," kata salah satu warganet.
"pencariannya kenapa Yuki kato diperiksa polisi," ucap yang lain.
"pencarianku yuki kato diperiksa polisi," timpal lainnya.
Kasus Yuki Kato promosi judi online
Sebelumnya Yuki Kato memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri soal dugaan kasus promosi judi online.
"Telah dilakukan pemeriksaan atau klarifikasi kepada saudari Yuki Kato terkait dugaan endorsement situs yang diduga sebagai website judi online," ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar saat dikonfirmasi.
Yuki Kato sebenarnya sudah diminta menghadap ke penyidik Bareskrim Polri sejak Kamis (21/9/2023). Namun ia meminta penundaan jadwal pemeriksaan.
"Pemeriksaan seyogyanya dilakukan pada Kamis, 21 September 2023. Tetapi yang bersangkutan meminta dijadwalkan ulang," kata Adi Vivid.
Setelah datang memenuhi panggilan, Yuki Kato menghabiskan waktu 4 jam di depan penyidik Bareskrim Polri. Ia dicecar puluhan pertanyaan terkait dugaan ikut mempromosikan situs judi online.
"Klarifikasi saudari Yuki Kato dilaksanakan kurang lebih dari pukul 12.00 sampai dengan 16.00, dengan 23 pertanyaan," terang Adi Vivid.
Belum ada penjelasan lebih rinci terkait hasil pemeriksaan Yuki Kato. Penyidik Bareskrim Polri baru akan menyampaikan dalam waktu dekat.
"Update mengenai hal ini akan kami sampaikan kembali," ucap Adi Vivid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras