Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman menepis spekulasi Kaesang Pangarep mendapatkan karpet merah sebagai anak Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Diketahui jika spekulasi itu muncul setelah Kaesang bergabung dan kemudian terpilih menjadi ketua umum PSI menggantikan Giring Ganesha.
"Spekulasi itu [Kaesang dapat karpet merah] terlalu jauh ya. Ini bukan sebuah jalan instan, ini bukan sebuah privilese," kata Andy dikutip dari tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (26/9/2023).
Andy lantas menjelaskan mengapa terpilihnya Kaesang menjadi ketum PSI tak bisa disebut sebagai karpet merah sebagai anak Jokowi.
"Misalnya disebut bahwa ini adalah sebuah karpet merah. Pertanyaannya bagaimana kita menyebut ini sebuah karpet merah?" terang Andy.
"Apakah pilihan Mas Kaesang bergabung kepada partai yang suaranya 1,89%, bukan satu partai yang sudah mapan, bukan partai yang ada di parlemen ini disebut sebagai sebuah karpet merah?" imbuhnya.
Ia lantas mengatakan jika keputusan Kaesang bergabung ke PSI justru harus diapresiasi oleh banyak pihak. Pasalnya Kaesang mau berjuang dari bawah setelah memilih masuk ke dunia politik.
"Bukankah sikap Mas Kaesang yang memilih PSI ini justru memperlihatkan satu gestur yang positif? Bahwa yang bersangkutan ingin berjuang dari bawah, mulai sesuatu yang tidak instan, sesuatu yang mungkin jalannya nggak akan mudah," ujar Andy.
"Tapi Mas Kaesang bersedia bergabung dengan PSI. Ini adalah sebuah pilihan yang perlu kita hargai dan ini khas anak muda banget," pungkasnya.
Baca Juga: 3 Keuntungan Menggunakan Aplikasi Bibit, Cocok bagi yang Sulit Nabung Rutin
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Untuk Pertama Kali Sejak 20 Tahun Lalu, Lionel Messi Harus Rasakan Hal Ini
-
Tua-tua Keladi! Luka Modric Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Neymar Hamburkan Rp17 Miliar di Piala Dunia 2026, Beli Jam Mewah di New York
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
Review Welcome to the Jungle: Kekacauan di Hutan yang Penuh Lelucon Absurd!
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur