Jelang laga Timnas Indonesia versus Uzbekistan, timnas contender kita membuat langkah antisipasi. Bisa saja terjadi duel Davronov-Sananta.
Kedatangan striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta disambut di pekampungan atlet Asian Games 2022 Tiongkok. Tidak saja oleh tim sepak bola putra dalam asuhan Coach Indra Sjafri. Akan tetapi oleh Timnas Uzbekistan.
Namun jangan salah, sambutan dari contender Timnas Indonesia ini berupa langkah-langkah antisipasi yang disiapkan Coach Timur Kapadze just in case Timnas Uzbekistan mesti bertahan habis-habisan di bawah mistar gawang.
Dikutip dari kanal You Tube Bung Ropan, komentator sepak bola Indonesia ternama, Ronny Pangemanan mengungkapkan bahwa Timur Kapadze yang pernah berlaga di Liga Arab, Liga Korea, serta terakhir membela Loko Taskent atau Lokomotiv Taskent sebelum gantung sepatu (2018) dan menjadi pelatih mulai 2021, bukannya tidak mungkin menyiapkan langkah atau misi khusus.
Yaitu memberikan penugasan kepada Alibek Davronov, gelandang bertahan, centre-back untuk menumpulkan serangan yang dilancarkan Ramadhan Sananta sebagai penyerang atau striker.
Bila kejadiannya demikian, bukan tidak mungkin akan terjadi duel head to head antara Sananta dan Davronov.
Head-to-head bukan di posisi yang sama? Justru itulah maknanya, di mana gelandang bertahan akan mengawal penyerang pihak musuh agar tidak bisa melakukan serangan menusuk. Bisa pula membatasi ruang gerak pemain yang dikawal sehingga mati langkah. Apapun bentuknya, asal berlandaskan fair play maka bisa terjadi.
Masih melanjutkan terminologi head to head antara Sananta kontra Davronov, keduanya memiliki sederet perbedaan dan persamaan. Perbedaan paling kentara, bisa disimak lewat nilai jual atau banderol kedua sosok pemain bola harapan masing-masing negara mereka.
Ramadhan Sananta saat ini mengantongi nilai 275K Euro atau sekira Rp 4,495 miliar. Sedangkan Alibek Davronov lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 450K euro atau kira-kira Rp 7,355 miliar.
Dari segi posisi bermain keduanya berbeda, sedangkan usia sama-sama 20 tahun. Sedikit lebih tua Sananta tepat satu bulan. Davronov kelahiran Uzbekistan 28 Desember 2002. Sedangkan Sananta kelahiran Daik, Indonesia 27 November 2002.
Soal postur, Ramadhan Sananta dan Alibek Davronov sama-sama memiliki tinggi 182 cm.
Dan dari segi pengalaman, keduanya sama-sama tengah meniti karier di negeri sendiri. Alibek Davronov sejauh ini bergabung di satu klub saja, Nasaf Qarshi di kelompok umur dan senior, sedangkan Ramadhan Sananta telah mengarungi berbagai klub, yaitu Persikabo 1973, Harjuna Putra, PSM Makassar, dan Persis Solo.
Semoga jadi suguhan seru, dan terus jaga fair play. Halo, Ramadhan Sananta, privet kak krasivij eto Alibek Davronov!
Tag
Berita Terkait
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Alibek Davronov Berpotensi Kantongi Misi Khusus Lumpuhkan Ramadhan Sananta dalam Duel Timnas Indonesia vs Uzbekistan di Asian Games 2022
-
Ramadhan Sananta Merapat, Eks Pemain Uzbekistan Banderol Rp 21 M Langsung Mengendus, Ini Profil dan Biodata Timur Kapadze
-
Sebentar Lagi Timnas Indonesia U-24 Kontra Uzbekistan di Asian Games 2022, Caranya Takis Begini
-
Yes! Sandy Walsh Beri Sinyal Shin Tae-yong Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman