Timur Kapadze yang pernah bermain sampai Arab dan Korea mungkin menyusun strategi ini dalam mengantisipasi seorang Ramadhan Sananta.
Kedatangan Ramadhan Sananta untuk bergabung dengan Timnas Indonesia dalam laga 16 Besar Asian Games 2022 Tiongkok langsung diendus kuat Timur Kapadze. Ia adalah pelatih Timnas Uzbekistan, calon lawan kita dalam pertarungan hari ini, Kamis (28/9/2023).
Bukan kaleng-kaleng, Pak Pelatih usia 42 tahun ini semasa masih merumput di lapangan hijau sebagai pemain pernah terjun di Liga Arab membela klub Sharjah FC, sampai liga Korea, di klub Incheon United.
Harga pasarannya tertinggi sebagai pemain mencapai Rp 21 miliar (dari Sharjah FC ke Aktobe, per 1 Juli 2012). Bayangkan, hal ini terjadi pada musim 2012/2013 atau 10 tahun lalu. Harga yang keren bisa menjadi deskripsi permainannya di lapangan.
Menurut pengamat sepak bola Tanah Air, Ronny Pangemanan, dalam kanal You Tube Bung Ropan, wajar bila Timur Kapadze sebagai pelatih Timnas Uzbekistan mencari tahu gambaran Ramadhan Sananta.
"Ketika kita banyak memberitakan soal Ramadhan Sananta, berita ini masuk ke kubu Uzbekistan. Dan sekarang mereka mengantisipasi kedatangan Ramadhan Sananta yang akan memperkuat lini serang Indonesia," papar Ronny Pangemanan.
"Sebenarnya mereka tidak gentar melawan siapapun, namun mereka tahu, kedatangan ini bisa menimbulkan masalah di lini belakang Uzbekistan," tandasnya.
"Jadi, bukannya tidak mungkin, salah satu pemain Timnas Uzbekistan yang mencetak gol saat melawan Hong Kong dipersiapkan khusus untuk menghadapi seorang Ramadhan Sananta," jelas Bung Ropan.
Timnas Uzbekistan sendiri sukses menjadi juara Grup C setelah tanding dua kali melawan Hong Kong yang seluruhnya berbuah kemenangan. Yaitu yaitu 1-0 serta 2-1. Sementara dua contender lainnya di kelompok ini, Suriah dan Afghanistan mengundurkan diri.
Dikutip dari Transfermarkt, sebagai pelatih Timur Kapadze menyukai formasi 4-3-3 gaya menyerang. Nilai transfernya keren di periode puncaknya sebagai pemain, yaitu tembus Rp 21 miliar dan perlahan surut sampai sekira seperempatnya atau sekira Rp 5 miliar saat ia menyudahi karier sebagai pemain.
Berikut profil dan biodata Timur Kapadze yang pernah mengantongi banderol di atas Rp 20 miliar:
Nama: Timur Kapadze
Lahir: Fergana, Uzbekistan (Uni Soviet, kini Federasi Rusia), 5 September 1981
Kewarganegaraan: dwi kewarganegaraan Uzbekistan dan Georgia
Usia: 42 tahun
Lisensi kepelatihan: Grade A Licence UEFA
Periode rataan sebagai pelatih: 1,73 Tahun
Formasi favorit: 4-3-3 Attacking
Mantan pemain: Loko Taskent (terakhir)
Harga pasaran sebagai pemain (sebelum pensiun): Rp 5 miliar
Harga pasaran tertinggi saat menjadi pemain: Rp 21 miliar
Pensiun sebagai pemain: 1 Januari 2018
Pelatih profesional: FC Olympic (per 1 Januari 2022)
Jabatan: Head coach atau pelatih kepala, mengantongi prestasi Pelatih Sepak Bola Terbaik Uzbekistan 2022
Berita Terkait
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sebentar Lagi Timnas Indonesia U-24 Kontra Uzbekistan di Asian Games 2022, Caranya Takis Begini
-
Yes! Sandy Walsh Beri Sinyal Shin Tae-yong Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Beri Sinyal Siap Main di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Perkiraan Posisi Sandy Walsh Bila Diturunkan Bareng Asnawi Mangkualam
-
Jelang Piala Dunia U-17 2023 di Tanah Air, Timnas Indonesia Uji Coba Perdana di Jerman Kontra TSV Meerbusch
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek