Hasil survei SMRC di Jawa Timur terhadap elektabilitas tiga capres, yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, menunjukkan bahwa di meski sudah menggaet Ketum PKB Muhaimin Iskandar, eletabilitas Anies masih tetap rendah.
SMRC, dalam survei yang diumumkan Kamis (28/9/2023), bahkan menemukan bahwa di Jawa Timur elektabilitas Anies cenderung lebih tinggi jika tak dipasangkan dengan Cak Imin, sapaan populer Muhaimin.
Dalam survei yang digelar pada 2 - 11 September lalu, elektabilitas Anies di Jatim diketahui sekitar 14 persen. Tetapi ketika Anies dipasangkan dengan Cak Imin, elektabilitasnya turun tipis menjadi 12 persen.
SMRC dalam survei ini membuat simulasi tertutup dengan tiga pasang calon, yakni Anies - Cak Imin; Ganjar Pranowo - Ridwan Kamil dan Prabowo Subianto - Erick Thohir.
Adapun elektabilitas Ganjar - Ridwan Kamil di Jatim mencapai 46 persen, sementara Prabowo - Erick Thohir hanya 23 persen. Sebanyak 19 persen responden menjawab tidak tahu.
"Justru pasangan Amin hanya 12 persen," kata Saiful Mujani, pemipin dan pendiri SMRC.
Meski demikian ia menambahkan selisih jumlah ini tidak siginifikan dalam statistik. Dengan kata lain, penurunan jumlah ini berarti elektabilitas Anies dan Cak Imin relatif tidak bergerak dari angka terendah itu.
SMRC kemudian membandingkan temuan itu dengan survei terbaru yang dilakukan lewat telepon pada periode 20 - 22 September ini.
Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Anies - Cak Imin tetap di angka 14 persen; Ganjar - Ridwan Kamil di 47 persen; sementara Prabowo - Erick Thohir sekitar 24 persen.
Baca Juga: Hasil Survei Tunjukkan Akar Rumput PKB Condong ke Prabowo Meski Partai Dukung Anies
Dalam survei itu, SMRC juga mencoba membuat simulasi yang memasangkan Ganjar dengan Mahfud MD, Menteri Koordinator Hukum, Politik dan Keamanan.
Hasilnya elektabilitas pasangan Ganjar - Mahfud sekitar 45 persen; Anies - Cak Imin di angka 12 persen dan Prabowo - Erick Thohir naik tipis di 28 persen. Mereka yang tidak tahu di 14 persen.
"Setelah tiga minggu deklarasi, tampaknya belum berkembang juga di lapangan. Mungkin butuh waktu lagi untuk mengkampanyekan pasangan Anies - Cak Imin ini," terang Saiful Mujani.
"Sampai survei terakhir ini, kita belum melihat adanya perkembagnan positif terhadap pasangan Amin ini," tutup Saiful Mujani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar, Berawal dari Janji Manis Investasi
-
Dorong Efisiensi Bisnis, BRI Perbarui Qlola dengan Tampilan yang Lebih Intuitif
-
Keluarga Siswa Tewas Imbas Jalan Licin Kramatjati Tuntut Penataan Pasar Tumpah
-
Ruang Pimpinan Unsoed di Lantai 3 Disegel KPK, Usai Rektor dan Wakilnya Kena OTT!
-
Menteri Jerman dan Wamenkes Tinjau Langkah Hijau Bayer di Cimanggis, Ini Hasilnya
-
Rumah Murah yang Dijual Danantara Bukan Sengketa
-
Qlola Catat Pertumbuhan Pengguna 42,6 Persen, BRI Hadirkan New Skin
-
Duduk Perkara Ruben Onsu Terjerat Kasus Penipuan Hingga Terancam Dipenjara
-
The Island of the Blue Dolphins: 18 Tahun Sendirian di Pulau Terpencil?
-
Gubernur Sulsel Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara di Ajang Koperasi Awards 2026