Partai NasDem kembali diobok-obok perkara dugaan kasus korupsi. Satu lagi menterinya di kabinet Presiden Joko Widodo, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, diduga terlibat dalam kasus korupsi 3 klaster yang tengah diperiksa KPK di Kementan.
Bahkan belakangan kabar Syahrul menjadi tersangka korupsi semakin ramai diperbincangkan, sejalan dengan KPK yang melakukan penggeledahan di rumah dinas sang Mentan sejak Kamis (28/9/2023).
“Benar, ada kegiatan tim KPK di sana. Kegiatan sedang berlangsung,” tutur Juru Bicara KPK Ali Fikri, dikutip dari Suara.com, Jumat (29/9/2023).
Setidaknya ada 49 pejabat Kementan yang tengah dianalisis keterangannya oleh KPK terkait dengan kasus korupsi tersebut. “Termasuk Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian. KPK tengah mengusut tiga klaster dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian,” ucap Ali.
Isu Korupsi dan Janji Surya Paloh Bubarkan Partai NasDem
Baca Juga: KPK Periksa Mentan Syahrul Yasin Limpo Pagi Ini, Jadi Tersangka?
Dengan demikian, dalam kurun waktu setahun ini saja ada dua menteri Partai NasDem yang diguncang isu korupsi. Sebelumnya eks Menkominfo Johnny G Plate juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi BTS BAKTI yang disebut-sebut merugikan negara sampai Rp8 triliun.
Hal ini membuat Partai NasDem turut disorot publik, termasuk sang Ketua Umum Surya Paloh yang pernah sesumbar berjanji akan membubarkan partainya apabila ada kader yang terbukti melakukan korupsi.
“Partai NasDem tidak layak dipertahankan,” tegas Paloh di acara pembekalan caleg pada Juni 2015 silam, terkait respons apabila ada kader Partai NasDem yang melakukan aksi rasuah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Hutan yang Menelan Rahasia dalam Buku Dosa di Hutan Terlarang
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan
-
Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam