Para pendukung Persija Jakarta alias Jakmania kembali mendesak pelatih Thomas Doll untuk mengganti Andritany Ardhiyasa setelah meraih hasil imbang dengan Persis Solo dengan skor 2-2.
Menurut Jakmania, Persija Jakarta sudah saatnya mengganti Andritany dengan kiper cadangan yang dimiliki skuad Macan Kemayoran, Cahya Supriadi untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain.
Mereka menilai, Persija Jakarta harus berani memberikan kesempatan bagi kiper cadangan tersebut agar Andritany merasa memiliki pesaing. Sehingga, dia bisa memperbaiki penampilannya.
"Sudah waktunya beri kesempatan buat kiper cadangan bang, beri Andritany pesaing di posisinya biar mainnya makin bergairah, kalo nggak ada pesaingnya gak takut main jelek dia karna gak punya pesaing di posisinya," kata akun bernama @eh**** dilansir dari kolom komentar unggahan Persija Jakarta, Minggu (1/10/2023).
Sepakat dengan komentar tersebut, Jakmania lainnya pun merasa setuju jika Persija Jakarta memang sudah waktunya memberikan kesempatan untuk Cahya tampil.
"Setuju, sekarang waktunya Cahya tampil," timpal akun @sop***_.
"Setuju, gue liat komposisi kiper tetangga itu ketat-ketat, jadi untuk bersaing menjadi kiper utama itu lebih kerja keras," tambah @benz_****.
Sebenarnya Jakmania sudah menyerukan untuk mengganti Andritany setelah Persija Jakarta gagal mendulang kemenangan saat menjamu Bali United pekan lalu. Namun, hal ini tak digubris pihak manajemen lantaran mereka justru tetap membawa Andritany ke dalam skuad yang dibawa untuk menantang Persis Solo.
Namun, setelah melihat penampilan Persija Jakarta yang hanya mampu bermain imbang saat Persis Solo hanya bermain dengan 10 orang, permintaan itu pun kembali didengungkan Jakmania.
Baca Juga: Jalani Program Bayi Tabung, Inul Daratista Ogah yang Gratisan
Parahnya lagi, Persija Jakarta juga terlihat masih kocar kacir meski hanya lawan 10 pemain Persis Solo seusai bek Laskar Sambernyawa Jaimerson Xavier diusir wasit sejak menit 40.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring