Ketika para pemain Timnas Indonesia masih berjuang untuk mendapatkan menit bermain di klub-klub sepak bola Eropa dan Asia, striker Timnas Futsal Indonesia Evan Soumilena justru sudah berhasil mencatatkan assist atas namanya di divisi utama liga futsal Portugal.
Evan Soumilena pada akhir pekan kemarin sudah dimainkan klubnya ADCR Caxinas dalam laga melawan raksasa Futsal Eropa, Sporting CP. Meski Caxinas kalah 5-2 dalam laga tersebut, Evan berhasil memberikan satu assist untuk memperkecil ketertinggalan timnya.
Pivot asal Papua itu, yang sebelumnya bermain untuk Black Steel di liga futsal Indonesia, sebelumnya sudah dimainkan Caxinas sejak pekan lalu di Liga Placard, kasta tertinggi liga futsal Portugal.
Ia bermain saat Caxinas mengalahkan Benfica Futsal pada 26 September lalu. Ia menggunakan jersey bernomor punggung 96.
Dalam pertandingand debutnya, Evan memang diturunkan sebagai cadangan. Tetapi ia kemudian dimainkan dan membantu timnya menang dengan skor 3-2 atas Benfica, setelah sempat tertinggal 0-2.
Evan Soumilena secara resmi diumumkan sebagai pemain Caxinas pada 22 September lalu. Jadi, ia hanya butuh satu pekan setelah diperkenalkan untuk langsung dimainkan di tim utama.
Nasib Evan ini berbeda dengan pemain bola Indonesia di Eropa, seperti Marselino Ferdinan atau Arhan Pratama di Jepang yang jarang dimainkan.
Demikian juga jika mengingat kiprah Egy Maulana Vikri atau Witan Sulaeman, yang sempat direkrut klub Eropa tapi jarang dimainkan, sebelum akhirnya mudik pada musim ini.
Evan Soumilena bukan nama asing bagi pecinta futsal dan bahkan sepak bola Indonesia. Pemain kelahiran November 1996 itu dikenal sebagai pivot andalan Timnas Futsal Indonesia.
Lama bermain untuk Black Steel, ia bahkan sempat disebut dilirik oleh pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong untuk memperkuat tim Garuda sebagai striker.
Meski demikian Evan bukanlah pemain futsal Indonesia pertama yang bermain di luar negeri. Sebelumnya ada Bambang Saptaji yang pernah bermain untuk klub futsal China, Dalian Yuan Dynasti.
Tetapi Evan Soumilena memang menjadi pemain futsal Indonesia pertama dan satu-satunya yang bermain di Eropa. Sepertinya tinggal menunggu waktunya saja Evan mencetak gol perdanya di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Gaji Imut di Realitas Sosial yang Serba Mahal: Hemat Bukan Lagi Solusi?
-
Review Project Hail Mary: Misi Penyelamatan Bumi dengan Penyampaian Cerita Tak Biasa
-
Andy Robertson Susul Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool
-
Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan
-
Nuklir Iran Panas Lagi, Ambisi Pengayaan Uranium Teheran Tak Akan Bisa Dihentikan Amerika Serikat
-
5 Pilihan Bedak Tabur Harga di Bawah Rp50 Ribu untuk Harian
-
18 Kode Redeem FC Mobile 10 April 2026, Panen Upgrade Live OVR UCL 117
-
7 Tablet 5G dengan Spek Kencang, Harga Paling Murah di 2026
-
Hasil Perempat Final Liga Europa: Aston Villa Bantai Bologna, Porto Ditahan Nottingham
-
Nikita Mirzani Ikutan Nyinyir saat Gilang Juragan 99 Flexing Jet Pribadi, Pecah Kongsi?