Hugo Samir, striker Timnas Indonesia U-20 yang banyak dikritik karena diganjar kartu merah dalam laga 16 besar cabang olahraga sepak bola melawan Uzbekistan di Asian Games China pekan lalu, dinilai memiliki bakat yang bagus.
Penilaian ini disampaikan asisten pelatih Timnas Indonesia Yoo Jae-hoon, yang bersama Shin Tae yong turut mengawasi perkembangan Timnas Indonesia U-20.
Yoo, dalam perbincangan di Podcast Sport77 Official di Youtube, Senin (2/10/2023), mengakui Hugo Samir masih butuh proses untuk bisa tampil maksimal di Timnas.
Awalnya ia bercerita tentang pengalamannya dilatih Jacksen F Tiago di Persipura Jayapura dan di Barito Putra. Sampai kemudian Mamat Alkatiri, host podcast itu, bertanya soal Hugo Samir.
"Bagaimana melihat anaknya Coach Jackseon masuk di Timnas juga," tanya Mamat.
"Oh Hugo, ya? Dia punya talenta besar juga. Tapi butuh proses," beber Yoo.
"Masih butuh waktunya," sambung dia setelah berpikir sedikit lama.
Diwartakan sebelumnya Hugo Samir banyak mendapat kritik saat membela Timnas U-20 di Asian Games. Ia dikartu merah wasit setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, karena tampak hendak memukul pemain Uzbekistan.
Setelah Hugo Samir menerima kartu merah, setelah diganjar dua kartu kuning, permainan Timnas berantakan dan kebobolan dua gol di tambahan waktu.
Baca Juga: Asisten Shin Tae Yong: Timnas Indonesia Tak Perlu Naturalisasi Emilio Mulyadi dan Cyrus Margono
Hugo Samir dinilai belum bisa mengontrol emosi sebagai pemain bola profesional. Faktanya itu bukan pertama kali Hugo Samir berbuat konyol sehingga merugikan tim.
Di laga kontra Taiwan dan Kirgistan pada babak penyisihan grup Asian Games, Hugo Samir juga beberapa kali terlihat emosional dan membuat keributan tidak perlu dengan lawan.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong pernah menarik Hugo Samir dari lapangan meski pemain keturunan Brasil itu dimainkan sebagai pemain pengganti di babak kedua dan baru bermain beberapa menit.
Ini terjadi pada Februari 2023, dalam laga persahabatan melawan Guatemala. Dalam pertandingan itu, Shin Tae yong memasukkan Hugo Samir pada babak kedua sebagai pemain pengganti. Tetapi tak lama berselang, ia digantikan karena hendak memukul salah satu pemain Guatemala.
Yang paling parah tentu insiden yang terjadi 2021 lalu, ketika Komdis PSSI menghukum Hugo Samir dengan larangan bermain selama 1 tahun dan denda Rp 5 juta.
Pemicunya adalah aksi Hugo Samir sendiri yang menendang wasit dalam pertandingan Elite Pro Academy U-18 2021 antara Bhayangkara FC U-20 melawan Persebaya U-20. Hugo Samir ketika itu membela Bhayangkara.
Atas kartu merah di laga kontra Uzbekistan sendiri, Hugo Samir sudah meminta maaf. Ia mengatakan tidak memiliki niat untuk memukul pemain Uzbekistan.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Vietnam Kompak Gagal di Asian Games 2022, Indra Sjafri dan Hoang Anh Tuan Dapat Tugas Baru
-
Fakta Timnas Indonesia vs Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Pertarungan David vs Goliath
-
Nova Arianto Bocorkan 26 Pemain yang Akan Dibawa Shin Tae yong ke Kualafikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet