FIFA pada Rabu (4/10/2023) mengumumkan bahwa Piala Dunia 2034 akan digelar di Asia atau Oseania. Federasi sepak bola dunia itu mendorong negara-negara di dua kawasan ini untuk mengajukan penawaran sebagai tuan rumah.
Dengan pengumuman FIFA ini, peluang Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2034 lebih besar. Indonesia diketahui mengajukan diri sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2034 lewat dua jalur: bersama negara-negara Asean dan kedua bersama Australia serta Selandia Baru.
"Sesuai dengan prinsipi rotasi konfederasi dan memastikan kondisi terbaik untuk menjadi tuan rumah piala dunia...anggota FIFA dari AFC dan OFC diundang untuk mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034," tulis FIFA dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya diwartakan bahwa Piala Dunia 2030 akan digelar di tiga negara, yakni Maroko, Spanyol dan Portugal. Selain itu, tiga pertandingan pertama akan dihelat di Uruguay, Paraguay dan Argentina untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia.
Sejauh ini dari kawasan Asia ada beberapa negara yang sudah mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.
Pertama adalah Arab Saudi, lalu China dan ketiga ASEAN. Dari Oseania atau OFC, Selandia Baru dan Australia juga mengajak Indonesia untuk mengajukan diri jadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Peluang Arab Saudi dan China tentu saja juga besar. Arab Saudi kini sedang giat-giatnya mengembangkan industri sepak bola. Para pemain terbaik Eropa juga berbondong-bondong hijrah ke Saudi berkat iming-iming gaji selangit.
Tetapi karena Piala Dunia 2022 sudah digelar di Qatar, maka peluang Saudi sebagai sesama negara Arab lebih kecil di 2034. Sementara China, dengan sokongan dana besar, juga punya peluang untuk menghelat Piala Dunia 2034.
Indonesia sendiri bersama sejumlah negara ASEAN pada pertengahan tahun ini sudah sepakat untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.
Baca Juga: FIFA: Maroko, Spanyol dan Portugal Tuan Rumah Piala Dunia 2030
Pada September lalu Perdana Menteri Thailand dalam pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menegaskan ambisi negara-negara ASEAN untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Infantino sendiri menyambut baik niat ASEAN dan mengatakan keberhasilan Indonesia menggelar Piala Dunia U-17 pada November mendatang bisa jadi pertimbangan untuk menerima penawaran untuk jadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Di sisi lain Australia juga berambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Australia sudah mengajak Indonesia dan Selandia Baru untuk bersama-sama mengajukan penawaran ke FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung