Mantan pesepak bola Israel Lior Assulin tewas dalam serangan Hamas ke selatan Israel pada Sabtu (7/10/2023). Ia sedang mengikuti acara musik di Kibbutz Raim ketika para pejuang Hamas melancarkan serangan.
Lior Assulin sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-43 dalam acara tersebut ketika Hamas menerobos dan menembaki ratusan orang yang sedang berpesta.
Assulin mengawali kariernya sebagai striker di divisi utama liga sepak bola Israel pada awal dekade 2000an. Ia tumbuh di Maccabi Herzliya dan bermain untuk klub Bnei Sakhnin.
Setelahnya ia bermain untuk klub Beitar Jerusalem dan Bnei Yehuda. Ia sempat menjalani uji coba bersama klub Prancis Marseille, tetapi tak jadi dikontrak klub Ligue 1 tersebut.
Assulin juga pernah bermain untuk raksasa Israel Hapoel Tel Aviv, Hapoel Beer-Sheva dan Hapoel Petak Tikva.
Sejumlah klub yang pernah dibela Assulin mengumumkan kedukaan mereka atas tewasnya striker gaek tersebut.
"Sangat berduka. Kami berharap bisa menemani anggota keluarga Lior di masa-masa yang berat ini," tulis Hapoel Tel Aviv.
"Klub berduka bersama keluarga atas kehilangan orang terkasih mereka. Lior akan selalu menjadi bagian keluarga dari Bnei Yehuda Tel Aviv," beber Bnei Yehuda.
Lior Assulin pada 2011 lalu sempat divonis 19 bulan penjara karena terlibat dalam kasus peredaran narkoba. Ia dibui hanya selama 8 bulan karena dinilai berkelakuan baik.
Baca Juga: Laga Kontra Timnas Palestina dan Argentina, Jordi Amat Kembali ke Johor Bawa Kesan Bangga
Sebelumnya diwartakan Hamas melancarkan serangan ke Israel bagian selatan sejak Sabtu pagi (8/10/2023). Serangan itu bermula dari gempuran hujan roket dan disusul oleh pasukan darat, laut serta udara yang mengejutkan Israel di sejumlah front.
Serangan di Kibbutz Raim menewaskan sejunmlah besar warga sipil yang sedang menikmati acara konser di alam. Dalam serangan itu, para pejuang Hamas menyerbu menggunakan pasukan infantri dan pasukan udara yang terbang menggunakan paralayang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar